Pasien Covid-19 di Palembang Melonjak Lagi, Menuju New Normal Dikaji Ulang

Pasien Covid-19 di Palembang Melonjak Lagi, Menuju New Normal Dikaji Ulang
PERISTIWA | 19 Juni 2020 23:46 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Kasus terkonfirmasi positif baru Covid-19 di Palembang kembali meningkat selama beberapa hari terakhir. Imbasnya, persiapan menuju new normal yang dicanangkan pemerintah setempat akan dikaji ulang.

Hari ini ada penambahan 78 kasus di Palembang dari total tambahan 84 se-Sumatera Selatan. Sementara pada hari sebelumnya terdapat 47 kasus tambahan asal Palembang dari total penambahan 55 kasus di provinsi itu.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri mengungkapkan, penambahan kasus positif di Palembang mayoritas berasal dari hasil uji swab massal yang dilakukan salah satu perbankan beberapa waktu lalu. Penambahan juga disebabkan tracing secara masif terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Ya meningkat. Semua (kasus positif) dari sampel baru termasuk sampel diambil swab di Wisma Atlet Jakabaring pekan lalu," ungkap Yusri, Jumat (19/6).

Melihat situasi ini, diperlukan pengkajian mendalam terkait persiapan menuju new normal yang digalakkan Pemkot Palembang. Diketahui, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota iti hanya berlaku selama dua tahap mulai 20 Mei hingga 16 Juni 2020.

"Terkait PSBB diterapkan (lagi) di Palembang, masih dalam kajian karena terkait kasus meningkat," ujarnya.

Sementara Iche Andriyani Liberty yang juga jubir Gugus Tugas Covid-19 Sumsel berpendapat disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang penting selama menuju new normal agar kasus positif tak lagi terjadi lonjakan. Kewaspadaan jangan sampai dilonggarkan sehingga dapat memicu penularan virus.

"Tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, makan makanan bergizi, olahraga, istirahat yang cukup, dan tingkatkan imunitas. Kita tetap waspada karena PSBB di Palembang tidak diperpanjang," kata dia.

1 dari 1 halaman

Iche menyebutkan, total kasus positif Covid-19 di Sumsel berjumlah 1.680 kasus setelah terdapat tambahan 84 orang pada hari ini. Penambahan pasien adalah 78 asal Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir dua orang, serta Banyuasin, Musi Rawas, Empat Lawang dan Muara Enim masing-masing satu kasus.

Kasus sembuh bertambah 29 orang dengan rincian 28 dari Palembang dan satu pasien asal OKU Selatan sehingga menjadi 739 orang. Sementara kasus kematian bertambah satu orang asal Palembang dan kini terakumulasi se-Sumsel menjadi 66 orang, 45 orang diantaranya berasal dari Palembang.

"Pasien dalam pengawasan yang masih proses perawatan berjumlah 463 pasien," katanya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan Kota Malang
Gugus Tugas Covid-19 Jabar Bakal Gelar Operasi Pengetesan Masif di Kawasan Puncak
Sebelum Pulang ke Kampung Halaman, Puluhan Pelajar Asal Papua di Jabar Dites Swab
Idealnya, Uji Swab di Sumsel 28.000 Orang, Sekarang Baru 10.000
Baru Buka 1 Hari dan Gelar 'Akustikan', Mal di Depok Didatangi Petugas Satpol PP
Wapres Ingin IAEI Tingkatkan Aksi Nyata Untuk Pulihkan Ekonomi Terdampak Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami