Pasien Covid-19 di RSMH Palembang Berkurang, Tapi Tingkat Keparahan Masih Tinggi

Pasien Covid-19 di RSMH Palembang Berkurang, Tapi Tingkat Keparahan Masih Tinggi
Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com
NEWS | 26 Agustus 2021 15:06 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang menurun drastis. Hanya saja, tingkat keparahan penyakit yang diderita pasien masih sangat tinggi.

Direktur Utama RSMH Palembang Bambang Eko Sunaryanto mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 320 tempat tidur khusus pasien Covid-19, 30 tempat tidur di antaranya digunakan sebagai ICU. Sementara secara keseluruhan terdapat 915 tempat tidur di RS itu.

"Kami siapkan tempat tidur maksimal untuk penanganan pasien Covid-19, baik rawat inap maupun ICU. Mudah-mudahan seterusnya hunian tempat tidur untuk Covid segera bertambah," ungkap Bambang, Kamis (26/8).

Belakangan terakhir, kata dia, tingkat keterisian tempat tidur khusus Covid-19 menurun drastis. Paling tidak 35 persen tingkat keterisian rawat inap, sementara tingkat keterisian ICU khusus Covid-19 masih tinggi di angka 90 persen.

"Jadi kalau dilhat angka kesakitan mulai menurun, tapi keparahan penyakit yang masih tinggi," ujarnya.

Mengingat bahayanya keparahan penyakit yang diidap pasien Covid-19, Bambang mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan. Meski vaksinasi tidak sepenuhnya mencegah penularan virus corona, paling tidak mengurangi tingkat keparahan jika terpapar Covid-19.

"Meski faktanya vaksinasi tidak mencegah 100 persen penularan Covid, tetapi Insya Allah tidak menjadi lebih parah, tidak sampai masuk ICU," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Jepang Hentikan Penggunaan 1,63 Juta Dosis Vaksin Moderna karena Terkontaminasi
VIDEO: Begini Isi Perbincangan Presiden Jokowi dengan Pejabat yang Bocor Saat Live
Dua Rumah Sakit Sydney Buat Tenda Darurat Atasi Lonjakan Pasien Covid-19
Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Berkurang 46 Menjadi 1.002 Orang
Pakar: Pendidikan Tak Dianggap Sektor Terdampak Pandemi
PPKM Turun Level 3, Pemkab Tangerang Masih Tunda Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami