Pasien ODP Virus Corona di Kutai Kartanegara Kabur dari Lokasi Karantina

Pasien ODP Virus Corona di Kutai Kartanegara Kabur dari Lokasi Karantina
PERISTIWA | 9 April 2020 12:44 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Pasien karantina di Wisma Atlet Tenggarong, Kutai Kartanegara, JM (25), kabur dari tempat karantina dini hari tadi. Dia diketahui asal Sinjai, Sulawesi Selatan dan berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sejak Rabu (8/4).

Keterangan diperoleh merdeka.com, JM adalah ABK yang bersandar di Sangasanga, Kutai Kartanegara, sejak Senin (6/4). Kondisinya saat itu mengalami demam dan batuk. Dia diputuskan harus dikarantina di Wisma Atlet yang berada di Kompleks Stadion Aji Imbut.

Dari rekaman kamera CCTV, JM kabur sekitar pukul 02.00 WITA. Aksi JM diketahui 6 jam kemudian oleh petugas karantina.

Plt Kadinkes Kalimantan Timur Andi M Ishak membenarkan pasien tersebut kabur dari lokasi karantina. "Yang bersangkutan adalah ODP," kata Andi saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).

Andi menerangkan, ODP sebenarnya mesti melakukan isolasi mandiri di rumah. "Kecuali kondisi rumahnya tidak memungkinkan. Maka difasilitasi oleh pemerintah untuk dikarantina di tempat yang sudah disediakan," ujar Andi.

Namun, kata Andi, Pemkab Kukar membuat kebijakan bahwa pasien berstatus ODP harus dikarantina di Wisma Atlet Tenggarong. "Begitu kebijakan Pemda Kukar. Termasuk mahasiswa mereka yang kemarin pulang (ke Kukar) semua dikarantina dulu," tambah Andi.

Terkait kaburnya JM, pihaknya akan melakukan pencarian serta memantau ketat jalur batas keluar Kukar. "Upaya tersebut semata-mata, lebih kepada kewaspadaan," tandas Andi. (mdk/ray)

Baca juga:
Ada PSBB, 166 SPBU Pertamina di Jabodetabek Hanya Beroperasi Sampai Jam 11 Malam
Setuju dengan SBY, Politikus PDIP Minta Pemerintah Transparan Soal Perppu Corona
Lewat Perppu 1/2020, Pembebasan Bea Impor Harus Seizin Menteri Sri Mulyani
Ekuador Siapkan Pemakaman Baru untuk Korban Covid-19
507 Karyawan Kena PHK Imbas Corona di Solo akan Ikut Program Kartu Pra Kerja

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami