Pasukan Garuda ajari Prajurit Prancis menembak senapan buatan Pindad

Pasukan Garuda ajari Prajurit Prancis menembak senapan buatan Pindad
PERISTIWA | 22 April 2015 12:15 Reporter : Ramadhian Fadillah

Merdeka.com - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-I/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon), menggelar Latihan Bersama tentara pasukan FCR (Force Commander Reserve) dari Kontingen Prancis.

Latihan bersama antara Prajurit TNI dan Tentara Prancis yang melibatkan 60 personel tersebut, dibuka oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Indobatt Letkol Inf Andreas Nanang Dwi di Lapangan Soekarno Markas Indobatt, UN Posn 7-1, Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan, kemarin.

Menurut Dansatgas Indobatt, latihan ini bertujuan untuk mempererat persatuan antar kontingen pasukan perdamaian yang sedang melaksanakan tugas sebagai Peacekeepers dalam misi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) di Lebanon.

"Latihan ini juga untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan prajurit kedua negara," ujarnya.

"Latihan ini melibatkan satu pleton dari masing-masing negara, dengan rincian 30 personel dari Kontingen Prancis di bawah pimpinan Komandan Unit Letnan Pidolot dan 30 personel dari Kontingen Garuda di bawah pimpinan Kapten Inf Anhar AG, kata Letkol Inf Andreas Nanang Dwi.

Pelaksanaan latihan bersama ini diawali dengan Latihan Menembak di Lapangan Tembak Sektor Timur Unifil, Ebel Al Saki, Lebanon Selatan. Dalam sesi ini, Letda Inf Chonis selaku Danton Indobatt menjelaskan tentang karakteristik senjata SS-2 V4 kepada Tentara Perancis. Begitu juga Letnan Pidolot yang memberikan penjelasan tentang karakteristik senjata mereka kepada Prajurit TNI.

Selain itu dilaksanakan pengenalan Alutsista yang digunakan dalam latihan, meliputi persenjataan ringan satuan Infanteri, Aloptik, Alkom dan Ranpur, dimana terdapat Ranpur VAB Renault Perancis, dan disampaikan oleh Perwira Seksi Logistik Indobatt Kapten Inf Aries Munandar.

Kegiatan latihan dilanjutkan dengan Patroli Bersama di Area Of Responsibility Markas Indobatt, olah raga bersama dan permainan militer yang menitikberatkan pada kerja sama tim, sehingga terwujud nuansa kebersamaan dan keceriaan.

Pada akhir latihan, Dansatgas Indobatt mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para personel Kontingen Garuda maupun personel Kontingen Prancis yang sangat antusias dan semangat dalam melaksanakan latihan bersama. Latihan diakhiri dengan pelepasan tanda latihan serta pemberian sertifikat latihan 'Make Peace Nothing Else' oleh Letkol Inf Andreas Nanang Dwi. (mdk/ian)

Jenderal PBB dan warga Lebanon puji kiprah pasukan Garuda

Filipina tarik tentaranya dari pasukan perdamaian PBB

800 Prajurit TNI bawa tank Anoa ke Sudan dalam misi perdamaian PBB

2 Prajurit TNI wanita ikut diterjunkan dalam misi PBB ke Sudan

Moeldoko ingin posisi TNI masuk 10 besar pasukan perdamaian PBB

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami