Pasutri di Tasikmalaya Ditetapkan Tersangka Kasus Live Seks

Pasutri di Tasikmalaya Ditetapkan Tersangka Kasus Live Seks
Ilustrasi Narapidana. ©2014 Merdeka.com
PERISTIWA | 19 Juni 2019 11:07 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota menetapkan pasangan suami istri, L dan K sebagai tersangka dalam kasus live seks di hadapan enam anak. Keduanya saat ini ditahan di Mapolresta Tasikmalaya untuk proses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Dadang Sudiantoro menyebut, pihaknya memiliki dua alat bukti untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka.

"Kami sudah memiliki dua alat bukti, sudah menetapkan sebagai tersangka kemarin dan menahan keduanya," katanya, Rabu (19/6).

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Dadang menyebut bahwa L dan K belum mengakui perbuatannya melakukan adegan ranjang di hadapan anak-anak. Namun ia menyebut bahwa hal tersebut adalah hak dari keduanya sebagai tersangka.

"Kita saat ini melengkapi berkas. Yang bersangkutan tidak mengakui perbuatannya. Tapi dua alat bukti sudah terpenuhi. Itu hak tersangka mengaku atau tidak mengakui, kita tidak mengejar pengakuan," ucapnya.

Sebelumnya, Polresta Tasikmalaya mengamankan L dan K. Dadang menyebut bahwa sebelum diamankan, pasutri tersebut sempat melarikan diri selama seminggu.

"Setelah seminggu itu mereka datang ke kantor Polsek Kadipaten dan oleh Kapolsek diminta agar menyerahkan diri ke Polres. Datang menyerahkan diri, kita amankan," terang Dadang. (mdk/cob)

Baca juga:
Anak-Anak Berpotensi Kecanduan usai Nonton Pasutri di Tasikmalaya Live Seks
Pasutri yang Live Seks di Hadapan 6 Bocah Menyerahkan Diri
Gara-Gara Tonton Adegan Ranjang Pasutri, Anak di Tasikmalaya Cabuli Balita
6 Bocah Nonton Pasutri 'Live' Hubungan Badan Diduga Boleh Rekam Tiap Adegan
Pasutri Pertontonkan Adegan Ranjang Depan 6 Anak, Minta Imbalan Duit, Kopi atau Mi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami