Pasutri Tewas Usai Tenggak Minuman Keras Oplosan di Bekasi

Pasutri Tewas Usai Tenggak Minuman Keras Oplosan di Bekasi
PERISTIWA | 6 April 2020 23:03 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Tiga orang tewas setelah menenggak minuman keras diduga oplosan di sebuah rumah kontrakan, Perumahan Guru, Jalan Pinang, Blok A, RT 7, RW 5, Durenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua korban diantaranya merupakan pasangan suami-istri yaitu Juleha dan Dodi, sedangkan kawannya yang ikut dalam menenggak minuman keras itu adalah Rohadi.

Pemilik kontrakan, Sudarno menuturkan, korban baru sekitar empat bulan mengontrak di sana. Mereka adalah pengamen jalanan. Di rumah itu juga, kata dia, kerap didapati mereka sering mengonsumsi minuman keras.

"Kami sudah sering menegur," kata Sudarno, Senin (6/4).

Ketiganya ditemukan tewas setelah Sudarno curiga karena tak terlihat ada aktivitas di rumah kontrakan sejak pagi. Karena curiga itu, Sudarno mengecek sorenya dan menemukan korban tergeletak tak berdaya. Warga mendobrak pintunya.

"Terkadang mereka suka minum di tanah kosong sebelah kontrakan," katanya.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo, mengatakan ketiga korban tewas diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan. Polisi sekarang sedang melakukan penyelidikan. "Masih didalami," ucapnya.

Proses evakuasi jenazah menggunakan prosedur tetap Covid-19. Petugas dari RSUD Kota Bekasi menggunakan alat pelindung diri, sementara di sekitar lokasi juga disemprot cairan disinfektan. (mdk/ray)

Baca juga:
4 Pria di Bekasi Tewas usai Pesta Miras Oplosan
6 Fakta Pesta Miras Oplosan Berujung Petaka di Bekasi, 2 Orang Tewas dan 10 Dirawat
Dua Orang Tewas Akibat Pesta Miras Oplosan Ketika Hajatan di Bekasi
Wanita Muda di Cilegon Tewas Usai Pesta Miras Oplosan Satu Galon
Polisi Bongkar Sindikat Pengoplos Miras Bermerek dengan Alkohol 90 Persen

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami