PBNU Ajak Semua Pihak Ciptakan Damai Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

PERISTIWA | 16 Oktober 2019 10:28 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak seluruh elemen masyarakat menciptakan suasana damai jelang pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang.

"PBNU mengajak mari ciptakan suasana yang damai, aman dan tertib. Mari kita beri kesempatan kepada Jokowi-Amin untuk dapat melakukan sesuatu yang terbaik bagi bangsa, sebagaimana harapan dari rakyat dalam pilpres kemarin," kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Rabu (16/10) seperti diberitakan Antara.

Helmy sekaligus mengapresiasi langkah aparat yang sejak awal sudah mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang pelantikan. Ia yakin pelantikan nanti akan berjalan lancar dan sukses.

"Kita percayakan kepada TNI-Polri untuk melakukan koordinasi pengamanan. Dan mengajak masyarakat untuk tetap waspada," kata dia.

Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024 akan digelar di gedung MPR, Jakarta, Minggu (20/10) pukul 14.30 Wib. Usai dilantik di Gedung, Jokowi dan Ma'ruf Amin akan diarak dari Patung Kuda ke Istana Merdeka. Setelah tiba di Istana Merdeka pasca diarak, Jokowi rencananya akan menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya sebagai Presiden.

Polri dan TNI menurunkan sekitar 27 ribu personel demi mengamankan sejumlah lokasi vital. (mdk/rhm)

Baca juga:
Ini Tanggapan Demokrat Soal AHY Dikabarkan Jadi Menteri
Sambangi Istana, Pimpinan MPR Konsultasi soal Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin
MPR Minta Rakyat Jadikan Pelantikan Presiden Sebagai Momen Kegembiraan
Jelang Pelantikan Jokowi, Pemprov DKI Rapikan Taman dan Pasang Umbul-Umbul
Ma'ruf Amin Tetap Jabat Ketum MUI, Alasan Diminta Tak Mundur Sampai Munas
Tentukan Arah Politik Pascapelantikan Presiden, Gerindra Kumpulkan Kader di Hambalang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.