PDIP Sebut Jokowi dan Megawati akan Bertemu Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo

PDIP Sebut Jokowi dan Megawati akan Bertemu Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Jokowi dan Megawati Berbincang di Istana. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 7 Juli 2022 15:53 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul memandang pengganti Tjahjo Kumolo di kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) belum tentu PDIP. Yang pasti, Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan bertemu membahas kursi menteri ini.

"Karena ini adalah kader PDIP, apakah pasti dari PDIP saya juga enggak yakin tetapi kalau bicara dengan ketum itu hampir pasti," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7).

Sebab akan dibahas lagi siapa yang cocok mengisi kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Lah ini kan semua kan dirembug bahwa ibu (Megawati) akan berembug kalau misalnya itu dibutuhkan seseorang yang bla bla tetapi di kader PDIP enggak ada misalnya," kata Bambang.

Menurutnya, hampir pasti Jokowi akan membicarakan kursi menteri PDIP dengan Megawati. Keputusannya siapa yang akan gantikan juga sepenuhnya kewenangan Jokowi dan Megawati.

"Hampir pasti Pak Presiden akan ketemu dengan ibu sebelum mengganti Pak Tjahjo Kumolo kenapa? Karena Pak Jokowi juga orang Solo Bambang Pacul juga paham alam pikirnya," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Penjelasan Istana Tunjuk Tito Karnavian jadi MenPAN RB Ad Interim
Jokowi Tunjuk Mendagri Tito Karnavian jadi Menpan-RB Ad Interim
Soal Kursi Menpan RB, PDIP: Ada Ganjar, Olly dan Hasto
Masih Berduka, Airlangga Sebut Koalisi Belum Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Mahfud Sebut Jokowi Sudah Kantongi Nama Pengganti Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB
Tak Minta Jatah & Masih Berduka, PDIP Serahkan Pengganti Menpan Tjahjo ke Jokowi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini