Pedagang Nekat Terobos Garis Polisi Pasar Ngunut Tulungagung Hangus Terbakar

PERISTIWA | 9 November 2019 19:33 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Pedagang dan warga menerobos garis polisi yang terpasang di lokasi kebakaran Pasar Ngunut, Tulungagung. Kebakaran menghanguskan 70 persen kios pedagang yang ada di sana, Jumat (8/11) hingga Sabtu dini hari.

Mereka hendak mengais diantara puing-puing kios yang terbakar, sebagian lagi hanya memantau-mantau dari jarak dekat.

Padahal, sejak pukul 07.00 Wib petugas telah memasang garis polisi (police line) mengitari kompleks Pasar Ngunut yang nyaris ludes terbakar.

Aktivitas pedagang yang nekat mengabaikan garis polisi terlihat di area kios permanen yang ada di pinggir mengelilingi kompleks pasar, dimana mereka sibuk mengais barang dagangannya yang masih bisa diselamatkan.

Sementara sejumlah polisi yang ditugaskan, hanya berjaga dari luar di sekitar pasar sambil mengawasi aktivitas para pedagang membersihkan kiosnya yang terdampak kebakaran.

"Kami awasi ketat untuk memastikan bahwa pedagang yang datang dan masuk kompleks pasar adalah benar-benar pemilik kios/lapak. Pengamanan ini sudah kami berlakukan sejak semalam untuk mencegah adanya aksi penjarahan," kata Kapolsek Ngunut Kompol Siti Nurinsana.

Ia tak berkomentar soal adanya warga/pedagang yang nekat masuk ke dalam kompleks pasar yang terbakar, meski secara prosedur Siti Nurinsana menegaskan siapapun, kecuali petugas atau seizin kepolisian, tak boleh masuk ke area yang telah diberi garis polisi karena alasan kepentingan penyelidikan.

Hal itu juga ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi yang menyatakan bahwa area kompleks pasar Ngunut sementara menjadi area steril dan tidak boleh ada aktivitas warga/pedagang demi menjaga kemurnian bukti petunjuk yang masih akan dicari tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Senin (11/11).

"Hari ini tim Inafis yang turun, Labfor (baru melakukan penyelidikan) besok Senin (11/11)," kata Hendi Septiadi dikonfirmasi wartawan.

Kebakaran Pasar Ngunut sempat memantik berbagai spekulasi. Ada yang menyebut kebakaran akibat korsleting listrik di salah satu lapak bagian dalam, namun ada tak sedikit pula yang menyebut karena faktor kesengajaan yang dilakukan oknum preman pasar.

Untuk memastikan, polisi telah memeriksa sejumlah orang, termasuk sosok yang disebut berjuluk "Gerandong" karena sempat diketahui beberapa pedagang keluar dari kompleks pasar terakhir sebelum pasar Ngunut digembok penjaga pada pukul 17.00 Wib dan terjadi kebakaran besar pada 17.30 Wib.

Oknum preman bertubuh kurus kecil ini diperiksa cukup lama pada Sabtu dini hari, lalu dilanjutkan pemeriksaan ke sejumlah pihak terkait lainnya, seperti saksi mata kebakaran, penjaga pasar hingga kepala UPT Pasar Ngunut Junedi. Seperti diberitakan Antara.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum satupun tersangka ditetapkan.

Polisi juga belum memastikan penyebab kebakaran dan masih menunggu tim Labfor Mabes Polri tiba pada Senin untuk mencari pangkal terjadinya kebakaran yang disebut sejumlah saksi bermula dari blok lapak belakang deretan toko perhiasan bagian selatan.

Baca juga:
Brankas Berisi Emas di Pasar Ngunut Tulungagung Ikut Terbakar
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 70 Persen Kios Hangus
2 Gerbong Kereta Terbakar di Dipo Manggarai
Satu Rumah di Kebumen Terbakar Akibat Gas Elpiji Bocor dan Tersambar Api
Begini Kondisi Hailai Ancol Usai Terbakar Dini Hari Tadi

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT