Pegawai Dianiaya, Pimpinan KPK Desak Polri Usut Tuntas dan Tetapkan Tersangka

PERISTIWA | 4 Februari 2019 11:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, mendesak kepolisian segera mengusut dugaan penganiayaan terhadap pegawainya di Hotel Borobudur. Bahkan jika ada yang dicurigai, diharapkan polisi segera menetapkan tersangka.

"Tentu kita harap Polri melakukan upaya kasusnya segera ke tingkat penyidikan. Doakan saja ini cepat ditentukan siapa yang terkait," ujar Saut saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2019).

Dua pegawai KPK dianiaya saat melakukan tugas penyelidikan. Padahal, dia sudah memperlihatkan kartu identitas. Akibat penganiayaan tersebut, pegawai KPK dilarikan ke rumah sakit.

Setelah kejadian itu, KPK langsung mempelajari apakah penganiayaan itu masuk kategori menghalangi proses hukum atau tidak.

"Soal adanya tanggapan publik apakah pemukulan itu masuk kategori menghalangi kerja KPK dan dikaitkan dengan pasal 21, nanti kita pelajari lebih dahulu," kata Saut.

Sebelumnya, dua pegawai KPK diduga dianiaya saat sedang melaksanakan tugas. Kejadian terjadi pada Sabtu 2 Februari 2019 dini hari di Hotel Borobudur, Jakarta.

Dua petugas KPK tersebut tengah menyelidiki laporan masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi di hotel tersebut. Pada saat kejadian, di hotel tersebut tengah ada rapat antara Pemprov dengan DPRD Papua.

Baca juga:
Kronologi Penganiayaan Pegawai KPK Diduga Karena Foto Gubernur Papua Tanpa Izin
Polisi Sebut Pegawai KPK Korban Penganiayaan Satu Penyelidik
Wadah Pegawai KPK Kecam Penganiayaan Pegawai, Desak Polisi Tangkap Pelaku
2 Penyidik KPK yang Dianiaya Diketahui Buntuti dan Memfoto Gubernur Papua
Dua Pegawai KPK Dianiaya, Barang-barangnya Dirampas
KPK Diminta Tak Sepelekan Kasus Korupsi Sumber Daya Alam
Bupati Kotawaringin Timur Tersangka Korupsi, Politisi PDIP Tegaskan Sikap Megawati

(mdk/lia)