Pejabat Tinggi Kejagung Diperiksa Terkait Kasus Kebakaran Gedung Utama

Pejabat Tinggi Kejagung Diperiksa Terkait Kasus Kebakaran Gedung Utama
Gedung Kejagung RI Usai Terbakar. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 1 Oktober 2020 10:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sejumlah saksi dimintai keterangan terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung. Salah satunya dari unsur pejabat tinggi Kejaksaan Agung.

"Jam 10:00 WIB tim penyidik gabungan Polri kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung memeriksa empat orang saksi," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo, saat dikonfirmasi, Kamis (1/10).

Menurut Ferdy, keempatnya terdiri dari pejabat tinggi Kejagung, PNS Kejagung, PNS Kemendag, dan penjual top cleaner.

"Selanjutnya melakukan ekspos gelar perkara dengan Jaksa Peneliti (P16)," kata Ferdy.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menggelar ekspose terkait peristiwa kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Agustus lalu. Hasilnya, diduga ada unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran tersebut.
"Dari beberapa temuan di TKP dan olah TKP dan pemeriksaan 131 saksi yang beberapa sedang kita lakukan pendalaman, maka peristiwa yang terjadi sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," tutur Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 17 September 2020.

Listyo menyebut, dengan temuan tersebut maka penyidik sepakat menaikkan kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung dari penyelidikan ke penyidikan.

"Dengan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP, di mana Pasal 187 barangsiapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran dengan hukuman maksimal 12 tahun, 15 tahun, atau seumur hidup kalau menimbulkan korban dan Pasal 188 barangsiapa dengan sengaja melakukan kealpaan menyebabkan kebakaran maksimal 5 tahun," jelas dia.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami