Pemalsu Dokumen Proyek Bandara Doho Kediri Dituntut 2 Tahun Penjara

PERISTIWA | 25 Juni 2019 21:07 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Mengaku sebagai keluarga dari Dirut PT Gudang Garam, Jemy alias Sigit Jemy Sumargo nekat memalsukan dokumen proyek pembangunan Bandara Dhoho Kediri. Akibatnya, ia pun dituntut jaksa 2 tahun penjara di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam surat tuntutannya, jaksa penuntut umum (JPU) Winarko dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menyatakan terdakwa Jemy telah terbukti bersalah telah melakukan pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam pasal 263 ayat (1) KUHP. Untuk itu, jaksa pun memohon kepada majelis hakim yang diketuai Cokorda Gede Arthana untuk menghukum terdakwa dengan pidana selama 2 tahun penjara.

"Memohon kepada majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 2 tahun penjara kepada terdakwa Jemy alias Sigit Jemy Sumargo," kata Jemy, Selasa (25/6).

Mendengar tuntutan JPU, hakim Cokorda kemudian memberi kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan Nota pembelaan (pleidoi) pada sidang pekan depan.

"Sidang ditunda pekan depan, silakan mengajukan pleidoi," pungkas hakim Cokorda.

Untuk diketahui, kasus ini berawal saat Jemy alias Sigit Jemy Sumargo, mengaku sebagai keluarga dari Dirut PT Gudang Garam dan direktur dari PT Surya Dhoho Investama (PT SDI). Berbekal pengakuan inilah, ia lantas memalsukan dokumen dari PT SDI, yang digunakan menipu PT Waskita Karya, bahwa ia dapat memberikan proyek pembangunan Bandara Dhoho Kediri.

Namun aksinya ini tidak bisa berlangsung lama, lantaran korban membongkar kedok terdakwa. Atas kasus ini, ia pun dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu.

Baca juga:
Diduga Memalsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan Polres Brebes
Soal Temuan C1 Palsu, M Taufik Pertanyakan Razia di Menteng
Bawaslu Tangani Dugaan Pemalsuan Dokumen C1 yang Ditemukan di Menteng
TKN soal C1 Palsu di Menteng Diduga dari Kubu 02: Maling Teriak Maling
Berawal Razia Teroris, Ini Kronologi Terungkap Ribuan C1 Diduga Palsu di Menteng
Bawaslu: Form C1 yang Asli Hanya Dipegang Panwaslu, KPU, dan Saksi
Kronologi Terungkapnya Ribuan Formulir C1 Palsu di Pemilu 2019

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT