Pemalsu Sertifikat Tanah di Tangerang Diciduk

Pemalsu Sertifikat Tanah di Tangerang Diciduk
PERISTIWA | 27 Februari 2020 00:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik Polres Tangerang Kota menangkap pelaku pemalsuan surat sertifikat tanah dan/atau menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik, yakni DS. Kini, DS sudah ditahan di Polres Tangerang Kota.

"Kami telah menangkap tersangka DS pada 19 Februari 2020," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota, AKBP Burhanudin saat dihubungi wartawan, Rabu (26/2).

Menurut dia, DS ditangkap atas laporan dari Idris berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/ B/ 193/ III/ 2018/ PMJ/ Restro Tangerang Kota, tertanggal 10 Maret 2018. DS dilaporkan karena diduga melanggar Pasal 263 KHUP dan 266 KUHP.

"Tersangka dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat, dan/atau menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik," ujarnya.

DS dilaporkan karena diduga memalsukan sertifikat hak milik (SHM) lahan di kawasan Dadap, Kosambi, Tangerang. Saat ini, kata Burhanudin, penyidik masih melakukan pendalaman apakah ada pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus pemalsuan surat atau menyuruh menempatkan keterangan palsu kedalam akta autentik ini.

"Tersangka sementara baru DS dan sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan. Jika berkembang ada pelaku yang cukup bukti, ya tidak menutup kemungkinan dilakukan upaya yang sama. Barang bukti yang disita berupa Surat Girik dan SHM," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Bakal Calon Bupati Kediri Supadi Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Ijazah
Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Mafia Tanah
Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Dokumen Palsu, SIM hingga Akta Cerai Imitasi Disita
Palsukan Akta Pernikahan Demi Kuasai Harta Orang yang Sudah Wafat
Diduga Palsukan Dokumen, Seorang Pendeta di Pelalawan Didatangi Polisi
Polda Metro Ungkap Kasus Pemalsuan Akta Nikah Demi Warisan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami