Pembunuh Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri karena Tak Tenang Usai Habisi Korban

Pembunuh Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri karena Tak Tenang Usai Habisi Korban
Tersangka Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang. ©2021 Merdeka.com/Yuven Nitano
NEWS | 7 Desember 2021 04:02 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Polisi telah memeriksa 25 orang dalam kasus pembunuhan terhadap AM (30) dan anaknya LM (1). Polisi menetapkan tersangka yakni, RB alias Randi, mantan pacar AM dan juga ayah biologis dari LM setelah memeriksa puluhan saksi tersebut.

Penyidik gabungan Ditreskrimum Polda NTT, Polres Kupang Kota dan Polsek Alak juga menyita 34 barang bukti. Seperti pakaian kedua korban, rambut, sekop dan dua buah linggis.

"Selanjutnya akan dilakukan rekonstruksi, konfortir dengan memberikan kesaksian lagi tentang pembuktian tentang kasus ini," kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, Senin (6/12).

Menurut Krisna, setelah barang bukti dikumpulkan maka pada 1 Desember, penyidik melakukan gelar perkara. Kemudian menetapkan RB sebagai tersangka pada 2 Desember kemarin.

Penetapan RB sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan dengan nomor SP-Tap tsk/58/XII/2021/Ditreskrimum. Kemudian dikeluarkan juga surat perintah penahanan terhadap tersangka.

"Pengakuannya kepada penyidik, dia merasa gelisah hingga tidak bisa tidur dia merasa tidak tenang, hingga menyerahkan diri dengan didampingi keluarganya," ujar Krisna.

Krisna menambahkan, tersangka mengaku sebelum menguburkan jenazah korban, terlebih dahulu membawanya mengelilingi beberapa tempat menggunakan mobil.

"Tapi kita tidak hanya berhenti di sini, ini akan tetap dilakukan pendalaman terhadap barang bukti dengan keterangan dari tersangka, proses penyidikan masih berjalan," ujar dia.

Krisna menegaskan, dalam menangani kasus ini pihaknya tidak bisa berandai-andai, namun tetap mengacu pada fakta hukum dan alat bukti yang ada. Polda NTT terbuka terhadap setiap masukan selama informasi disampaikan valid dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Banyak informasi yang berkembang di media sosial dan ini tentunya menjadi signal, bagaimana atensi dan dukungan dari masyarakat terhadap penanganan kasus ini," tutup Krisna. (mdk/gil)

Baca juga:
Kasus Pria Dibakar di Langkat, Polisi Tangkap 8 Orang Terduga Pelaku
Mantan Pacar dan Ayah Biologis Dua Jenazah di Kupang Ditetapkan Jadi Tersangka
2 Tetangga Duel Gara-Gara Gadai HP, 1 Tewas dan 1 Terluka
Dipicu Cekcok, Pria di Langkat Tewas Dibakar Sekelompok Orang
Sopir Taksi Online Tewas di Pinggir Jalan Ternyata Dibunuh, Begini Nasib Pelaku
Pembunuh Sopir Taksi Online di Medan Ditembak Mati
Lihat Orang Tua Dihabisi ODGJ, Anak Korban Pembunuhan di OKU Trauma Berat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami