Pembunuh Kader PDIP di Palembang Sang Pacar, Motif Kesal Diselingkuhi

Pembunuh Kader PDIP di Palembang Sang Pacar, Motif Kesal Diselingkuhi
PERISTIWA | 17 Januari 2020 02:33 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Anggota Polsek Ilir Barat II Palembang meringkus pembunuh eks Ketua PAC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) setempat, Darius alias Bonar (65). Pelaku tak lain adalah pacar korban bernama Satriana alias Yana (36) warga Penukal Abab Lematang Ilir.

Pembunuhan berawal saat pelaku baru saja pulang dari Lampung yang langsung menuju rumah korban dan bermalam di sana, tepatnya Jalan Kemang Manis, Kelurahan Kemang Manis, Kecamatan Ilir Barat II.

Korban yang bekerja sebagai penjaga di Pasar 16 Ilir pulang dalam keadaan mabuk. Dia pun mengajak berhubungan badan namun ditolak pelaku karena masih kesal setelah pernah memergokinya berselingkuh dengan wanita lain.

Pelaku yang emosi melihat korban mabuk langsung memukulinya berkali-kali dengan pipa besi mengarah ke kepala, leher, dan perut. Ketika itu, korban tak bisa melawan karena bawaan mabuk berat.

"Saya tahu dia meninggal, saya melarikan diri, sembunyi ke rumah ayah angkat, masih di Palembang juga," ungkap tersangka Yana di Mapolsek Ilir Barat II Palembang, Kamis (16/1).

Tersangka mengaku nekat menghabisi pacarnya karena kesal sering diejek mirip pria dan cemburu buta. Padahal, mereka telah menjalin kasih selama satu tahun lebih.

"Saya sering diejek mirip laki-laki, terus dia berselingkuh," kata dia.

Kapolsek Ilir Barat II Kompol Dudi Novery menjelaskan, penangkapan tersangka berdasarkan hasil visum adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga dilakukan penyelidikan dan diketahui identitas pelaku. Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHP dengan hukuman pidana 20 tahun penjara.

"Tersangka diamankan ketika bersembunyi di rumah ayah angkatnya. Dia mengakui perbuatannya," kata Dudi.

Dikatakan, tersangka dan korban berpacaran selama satu tahun. Pada saat yang sama, tersangka juga memiliki hubungan khusus dengan pria lain yang semuanya berstatus duda berusia lanjut dengan tujuan materi.

"Tersangka ini seorang janda, walaupun berpacaran dengan duda, dia memiliki kelainan seksual alias seorang lesbian," kata dia.

Diketahui, mayat korban ditemukan di kamar rumahnya di Jalan Kemang Manis, Kelurahan Kemang Manis, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Jumat (10/1). Penemuan pertama kali oleh anak angkatnya yang bernama meminta buah pisang di depan rumah korban.

Saksi curiga tidak ada jawaban dari korban padahal pintu sedikit terbuka. Begitu masuk rumah, saksi mencium bau tak sedap dan akhirnya melapor ke RT dan polisi datang ke TKP. (mdk/gil)

Baca juga:
Otak Perampokan & Pembunuhan Driver Online di Palembang Dituntut Hukuman Mati
Ikut Rekonstruksi, Keluarga Hakim Jamaluddin Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati
Tiga Tersangka Peragakan Pembunuhan Hakim Jamaluddin di 4 Lokasi
Istri Hakim Jamaluddin Curhat Sering Dikhianati Suami lalu Ingin Membunuhnya
VIDEO: Rekonstruksi Perencanaan Pembunuhan Hakim PN Medan
Zuraida Janjikan Umrah untuk Eksekutor Hakim Jamaluddin
Duel Bersenjata Tajam, Paman Tewas dan Keponakan Kritis di Padang Lawas Utara

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami