Pembunuh Remaja Putri di Palembang Masih Siswa SMK, Modus Tawarkan Pekerjaan

Pembunuh Remaja Putri di Palembang Masih Siswa SMK, Modus Tawarkan Pekerjaan
PERISTIWA | 9 Juli 2020 19:36 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - DM (17), pembunuh remaja putri Vanny Yulia Nita (18) yang mayatnya ditemukan di bawah ranjang kamar hotel di Macan Kumbang, Ilir Barat I, Palembang, ternyata masih tercatat sebagai siswa salah satu SMK negeri di kota itu. Pelaku melakukan pembunuhan dengan modus memberikan pekerjaan kepada korban.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, pelaku diringkus dalam pelariannya di Bengkulu, Rabu (8/9). Korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial.

"Benar, pelaku masih berstatus siswa SMK, dia sudah ditangkap di Bengkulu," ungkap Supriadi, Kamis (9/7).

Dari pemeriksaan awal, pelaku menawarkan korban pekerjaan di salah satu hotel. Korban tertarik sehingga disepakati bertemu dengan pelaku di hotel yang sudah dipesan pelaku sebelumnya.

"Pelaku tahu korban baru tamat sekolah, maka dia janjikan pekerjaan. Ini juga nyambung dengan barang bukti berkas lamaran pekerjaan di TKP," ujarnya.

Sementara motif pembunuhan, kata dia, diduga untuk menguasai barang korban, yakni sepeda motor jenis Honda Vario. Motor itu sudah ditemukan di Jalan Angkatan 66 Palembang yang ditinggalkan pelaku sebelum kabur ke Bengkulu.

"Sejauh ini baru itu informasi yang diterima, penyidik masih melakukan pengembangan. Penyidik masih menyisiri barang bukti lain," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Vanny Yulia Nita ditemukan tewas di kamar hotel di Macan Kumbang, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Selasa (7/7). Mayat pertama kali ditemukan resepsionis hotel yang curiga korban tak kunjung keluar pada saat ceck out. Dia pun mengintip dari ventilasi kamar dan melihat tangan korban di bawah ranjang.

Pegawai hotel membuka kamar dengan kunci cadangan dan menemukan korban sudah tewas di kolong ranjang. Tak lama kemudian, polisi datang untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP.

"Kami curiga kenapa korban tidak keluar-keluar, dipanggil tidak nyahut. Waktu diintip tangannya di bawah ranjang, dari situ kami yakin dia sudah meninggal dunia," ungkap room boy, Dandi (20).

Korban menginap di hotel itu sejak Senin (6/7) pukul 14.00 WIB. Dia dikabarkan menginap dengan seorang laki-laki.

"Kata salah seorang pengunjung, korban kemarin sempat mengobrol dengan dia. Korban tanya di mana tempat merokok, di sana dia merokok sama temannya," kata dia.

Korban berangkat seorang diri menggunakan sepeda motor dari rumahnya di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, untuk wawancara pekerjaan di salah satu hotel di kawasan Sekip. (mdk/cob)

Baca juga:
Diperiksa Selama 5 Hari, Saksi Kasus Pembunuhan Diduga Dianiaya di Kantor Polisi
Polda Sumut Proses Anggota Polsek Percut Sei Tuan Aniaya Saksi Pembunuhan
Pembunuh Paman Diciduk Usai Salat, Motif Kesal Tak Bantu Selesaikan Masalah
Pembunuh Remaja Putri di Kamar Hotel Palembang Diringkus
Ada Bekas Jeratan dan Lebam di Wajah Remaja Putri Tewas di Hotel Palembang
Pembunuh Paman di Palembang Usai Salat Diduga Pengaruh Alkohol

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami