Pembunuh Wanita Tertancap Bambu di Garut Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Pembunuh Wanita Tertancap Bambu di Garut Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Pelaku Pembunuhan Wanita di Garut. ©2021 Merdeka.com/Mochammad Iqbal
PERISTIWA | 8 April 2021 16:29 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Dani Hamdani alias Jafra (22) tersangka pembunuhan Weni Tania (21) di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut pada Selasa 2 Februari 2021 memasuki babak baru. Pada Kamis (8/4), pihak kepolisian melimpahkan berkas kasusnya kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut.

"Kami hari ini tim jaksa penuntut umum (JPU) mewakili pak Kajari Garut telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti atas nama Dani Hamdani alias Jafra yang disangkakan dalam perkara pembunuhan. Pasal primernya 340, subsidernya 338, kita pasangkan juga pasal 351 dan 362, ancamannya 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana, ya bisa hukuman mati maksimalnya kalau terbukti di persidangan," ujar Kasi Pidum Kejari Garut, Ariyanto.

Dikenakannya pasal 340 KUHP, dijelaskan Ariyanto, setelah pihaknya melihat fakta dan diteliti oleh JPU, antara korban dengan tersangka bertemu di alun-alun Kecamatan Wanaraja. Saat bertemu itu, karena rasa cemburunya sudah ada niat untuk membunuh korban sehingga kemudian mengajak ke Kecamatan Sucinaraja, tepatnya di kebun bambu.

"Kalau kita lihat keterangan dari tersangka, tadi memang ke perencanaan. Karena menurut hemat kami, penilaian kami, apa yang dilakukan itu ada rencananya. Kalau spontanitas di alun-alun saja, tidak dibawa ke sucinaraja," jelasnya.

Selain itu juga, diungkapkan Ariyanto, terungkap fakta lain bahwa pelaku setelah mencekik korban hingga tidak bernapas kemudian menancapkan bambu ke alat vital korban berulang kali. Setidaknya, pelaku mengaku tiga kali mendorongkan bambu ke alat vital korban.

Meski begitu, Ariyanto mengaku belum mengetahui penyebab utamanya meninggalnya korban atas nama Weni Tania itu.

"Kita lihat hasil visum oleh dokter, dalam hal ini ahli. Apakah memang si korban ini sudah meninggal lebih dulu atau meninggal karena bambu tersebut," ungkapnya.

Untuk modus pelaku, menurutnya masih sejalan dengan pengakuan awal tersangka, yaitu karena cemburu. Kecemburuan itu muncul karena tersangka menilai korban telah berselingkuh hingga kemudian melakukan pembunuhan.

Ariyanti menyebut bahwa pihaknya akan segera menyidangkan kasus pembunuhan tersebut paling lama dua minggu kedepan. Selama proses itu, tersangka kini menjadi tahanan Kejari Garut yang dititipkan ke rumah tahanan negara (Rutan) Garut.

Sebelumnya, Warga Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jumat (5/2) digegerkan penemuan sesosok jenazah perempuan di semak-semak. Yang bikin geger, di bagian dubur jenazah perempuan itu tertancap sebilah bambu.

Kapolsek Wanaraja, Polres Garut, Kompol Oon Suhendar menyebut bahwa jenazah perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pencari kayu bakar.

"Ditemukannya tadi pagi oleh warga yang sedang mencari kayu bakar sekitar pukul 07.00," sebutnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Ogah Tanggung Jawab Usai Hamili Pacar, Pria di Langkat Tewas Dibacok
Ibu di Bandung Barat Diduga Bunuh Dua Anak Lalu Gantung Diri
Seorang Muslim Dibunuh di Inggris, 8 Tahun Kemudian Definisi Islamofobia Jadi Polemik
2 Sepupu di OKI Duel Gara-gara Warisan, 1 Orang Tewas
Gara-gara Motor Terserempet, Petani di Ogan Ilir Bunuh Pemuda Depan Pacar
Gara-gara Parkir Mundur, Anggota TNI di OKU Timur Tewas Ditusuk

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami