Pembunuhan Sopir Angkot di Cimanggis Depok Dipicu Cinta Segitiga

PERISTIWA | 9 Oktober 2019 14:31 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Kasus pembunuhan sopir angkot bernama Jimi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dipicu faktor asmara. Korban diduga suka dengan teman wanita pelaku yaitu D.

"Tersangka mengakui ada masalah pribadi khususnya masalah asmara. Antara mereka bertiga," kata Kapolresta Depok AKBP Azis Adriansyah, Rabu (9/10).

Sebelum kejadian, korban sempat menghampiri indekos pelaku di dekat Pasar Pal. Kemudian pintu indekos pelaku didobrak korban. Pelaku mengaku spontan mengambil pisau dan menusuk dadanya.

"Kemudian hasil autopsi juga sudah keluar, korban memang benar ada luka sayatan atau tusukan benda tajam, yang identik dengan barang bukti yang kita dapatkan," kata Azis.

Antara korban dan pelaku sudah saling kenal. Mereka bahkan sudah beberapa kali terlibat cekcok.

"Itu sudah beberapa waktu terjadi perselisihan. Kemudian malam kejadian, korban mendobrak pintu indekos pelaku. Karena merasa terancam kemudian mengeluarkan pisau, kemudian korban ditusuk oleh tersangka. Luka di dada satu tusukan," tukasnya.

Polisi sudah memeriksa empat saksi atas peristiwa tersebut. Termasuk satu teman wanita pelaku.

"Teman wanita yang kita jadikan saksi memang satu tempat ketika terjadi perselisihan kemudian terjadi penjajakan," pungkasnya.

Baca juga:
Polisi Bekuk Pembunuh Pria di Pasar Cimanggis
Diduga jadi Korban Pembunuhan, Warga Kalideres Ditemukan Tewas di Depok
Olah TKP Selesai, Kasus Kematian Aktivis Walhi di Medan Masih Gelap
Polisi Olah TKP Aktivis Lingkungan Golfrid Siregar di Medan Ditemukan Tewas
Keluarga Berharap Kematian Aktivis Lingkungan Golfrid Siregar Diusut Tuntas

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT