Pemda DIY Nilai PPSB ala Jokowi Mirip dengan Tanggap Darurat di Yogyakarta

Pemda DIY Nilai PPSB ala Jokowi Mirip dengan Tanggap Darurat di Yogyakarta
PERISTIWA | 1 April 2020 19:19 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Presiden Jokowi mengeluarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aturan PPSB ini ditandai dengan dikeluarkannya PP Nomor 21 Tahun 2020.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menyebut PSBB yang dikeluarkan oleh Jokowi hampir mirip isinya dengan status tanggap darurat yang dilakukan Pemda DIY.

Aji menuturkan, jika status tanggap darurat yang dikeluarkan oleh Pemda DIY merujuk pada UU Kebencanaan. Pemda DIY menetapkan status tanggap darurat ini karena mengkategorikan virus Corona sebagai bencana nonalam.

"Ya kalau itu (PP) dasarnya Undang-undang berkaitan kesehatan kalau Tanggap Darurat itu kan istilah yang ada di Undang-undang Kebencanaan (Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007). Tapi prinsipnya bisa kita anggap bencana nonalam. Kalau kita lihat di UU Kedaruratan Bencana juga sebenarnya cukup dengan Tanggap Darurat (di DIY) itu," ujar Aji di Kantor Pemda DIY, Rabu (1/4).

Terkait penetapan PPSB oleh Jokowi, Aji menerangkan Pemda DIY melalui Biro Hukum dan BPBD sedang melakukan kajian terkait apakah akan tetap menggunakan status tanggap darurat atau mengganti istilahnya menjadi PPSB.

"Kita sudah pelajari. Lalu kita minta ke biro hukum bersama BPBD untuk melakukan kajian kira-kira apa yang harus kita tindak lanjuti terkait PP dan Keppres yang sudah dibuat," ungkap Aji.

Aji menambahkan jika nantinya menurut kajian dinilai tak masalah menggunakan istilah tanggap darurat, maka akan terus dipakai oleh Pemda DIY.

"Kalau tidak salah, DIY tanggap darurat yang pertama. Baru disusul DKI Jakarta," ucap Aji. (mdk/lia)

Baca juga:
475 Ribu Alat Tes Disebar ke Seluruh Indonesia Guna Menemukan Kasus Positif Covid-19
DPRD Usul Pemprov DKI Beri Bantuan Pangan Ketimbang Uang Buat Warga Terdampak Corona
Bupati Sleman: Stok Beras Cukup untuk 6 Bulan, Masyarakat Jangan Panic Buying
PAN Minta Pekerja Harian Harus Jadi Sasaran Anggaran Penanggulangan Corona
Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 25 April di Palembang, Ortu Diminta Awasi Anak
Kebijakan PSBB Jokowi Hanya Beda Istilah dengan Karantina Wilayah Parsial

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami