Pemeran Wiji Thukul, Gunawan Maryanto Tutup Usia

Pemeran Wiji Thukul, Gunawan Maryanto Tutup Usia
Pemeran Wiji Thukul, Gunawan Maryanto Tutup Usia. ©2021 Merdeka.com/Purnomo Edi
NEWS | 7 Oktober 2021 13:23 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Aktor, seniman teater dan penulis, Gunawan 'Cindil' Maryanto berpulang, Rabu (6/10) malam. Di usianya yang ke 45, Gunawan meninggal dunia karena serangan jantung.

Sepupu Gunawan, Agus Basuki menceritakan pemeran Wiji Thukul dalam film Istirahatlah Kata-kata ini sempat memimpin rapat di Teater Garasi sebelum terkena serangan jantung.

"Saat itu mas Gunawan baru memimpin rapat. Kemudian mas Gunawan itu merasa perutnya sakit kemudian muntah-muntah dan ada sesak napas. Kemudian dengan teman-teman diantarkan ke Rumah Sakit Ludiro Husodo," ujar Agus di rumah duka, Kamis (7/10).

Tak lama setelah tiba di RS Ludira Husada, Gunawan menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (6/10) pukul 20.00 WIB.

"Mas Gunawan didiagnosa mengalami serangan jantung dan ditangani dengan alat pacu jantung hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia Rabu 6 Oktober 2021 kurang lebih pukul 20.00 WIB," ucap Agus.

"Mas Gunawan selama ini tidak pernah mengeluh baik itu sakit yang mungkin bawaan, tetapi kalau melihat dari riwayat saya kira dari orang tua sampai ke mas Gunawan itu tidak pernah ada sakit jantung," imbuh Agus.

Jenazah Gunawan sempat disemayamkan di Teater Garasi terlebih dahulu. Pagi tadi, barulah diisemayamkan di rumah duka, Karangmalang Blok E 22, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Agus menyebut jenazah Gunawan akan dimakamkan di TPU Karangmalang, siang ini pukul 13.00 WIB.

Dari situs resmi Teater Garasi diketahui Gunawan lahir di Yogyakarta, 10 April 1976 dan bekerja di Garasi Performance Institute selaku Associate Artistic.

Sebagai penulis, ia telah menelurkan berbagai karya puisi hingga cerpen, seperti Waktu Batu (2004); Bon Suwung (2005); Galigi (2007); Usaha Menjadi Sakti (2009); Sejumlah Perkutut buat Bapak (2010); The Queen of Pantura(2013); Sukra's Eyes and Other Stories (2015); Pergi Ke Toko Wayang(2015).

Dalam karier penyutradarannya, karya Gunawan antara lain Sri (adaptasi dari Yerma karya F Garcia Lorca, 1999); Repertoar Hujan (2001, 2005); Dicong Bak (2006); Gandamayu (2012) dan Krontjong Mendoet (2012).

Berperan sebagai Wiji Thukul di film Istirahatlah Kata-Kata, Gunawan Maryanto dianugerahi penghargaan pemeran pria terbaik di Usmar Ismail Award 2017. Gunawan Maryanto juga pernah menyabet penghargaan aktor terbaik di Festival Film Indonesia 2020 lewat perannya di The Science of Fiction (Hiruk Pikuk si Alkisah). (mdk/lia)

Baca juga:
Luhut Panjaitan: Sabam Sirait Seorang Patriot yang Mengabdikan Diri untuk Demokrasi
Yasonna Laoly Kenang Sabam Sirait Sosok Senior Antarkan ke Politik Nasional
Sabam Sirait akan Dimakamkan di TMP Kalibata Sore Ini
Mahfud Sebut Mendiang Sabam Sirait Salah Satu Politikus Bersih
Mahfud MD Kenang Sabam Sirait: Politisi Berani, Bersih dan Dekat Semua Kalangan
Jokowi Melayat ke Rumah Duka Sabam Sirait

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami