Pemerintah Akui APD yang Tersedia Tak Cukup Hadapi Penambahan Kasus Covid-19

Pemerintah Akui APD yang Tersedia Tak Cukup Hadapi Penambahan Kasus Covid-19
PERISTIWA | 3 April 2020 18:39 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah mengakui stok Alat Pelindung Diri (APD) dalam negeri tak cukup, melihat perkembangan kasus positif virus Corona atau Covid-19 di dalam negeri yang terus bertambah.

Juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan sebanyak 300 ribu APD didistribusikan ke seluruh wilayah di Indonesia.

"Kita tahu hanya dengan APD yang benar, terstandar maka tenaga kesehatan bisa melaksanakan kegiatannya dengan baik," kata dia di Gedung BNPB, Jumat (3/4).

Pria yang akrab di sapa Yuri merinci, daerah yang kembali menerima APD untuk digunakan oleh para tenaga kesehatan yang menangani kasus Covid-19.

Diantaranya DKI Jakarta sebanyak 85 ribu unit. Kemudian, Jawa Barat sebanyak 55 ribu. Lalu, Jawa Tengah sebanyak 20 ribu. Selanjutnya Jawa Timur sebanyak 25 ribu, DI Yogyakarta sebanyak 10 ribu. Selain itu Bali sebanyak 12.500. Dan Banten sebanyak 10 ribu. Sementara, itu di luar Pulau Jawa dan Bali menerima 5 ribu unit APD untuk masing-masing provinsi.

Dia mengatakan, pemerintah akan terus menyalurkan APD ke sejumlah provinsi. Menurut dia, jumlah saat ini belum mencukupi jika dihadapkan pada perkembangan kasus yang terus berjalan.

"Angka ini tentunya bukan angka kita anggap cukup dan kita akan mengirimkan lebih lanjut. Oleh karena itu kami akan senantiasa mencari APD," ujar dia.

Dilaporkan, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 pada Jumat (3/4) bertambah 196 orang. Sehingga total akumulatif pasien positif Corona Covid-19 sebanyak 1.986 orang.

Yuri mengatakan, untuk pasien meninggal dunia usai dinyatakan positif terinfeksi virus Corona juga bertambah 11 orang.

"Meninggal bertambah 11 orang, sehingga total 181 orang," ujar dia.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh meningkat 22 orang, sehingga totalnya menjadi 134 orang.

Penambahan kasus Corona terhitung sejak pukul 12.00 WIB pada Kamis, 2 April hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Dia mengatakan, gambaran ini menunjukkan proses penularan masih berlangsung di luar. Karena itu, pertimbangkan bila bepergian sebab tempat aman saat ini di rumah bersama keluarga.

"Pertimbangkan baik-baik. Saran saya tidak usah bepergian, apalagi secara data, hari per hari kasus ini semakin panjang," kata dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Persaingan Tingkat Dunia di Balik Penjualan Masker & APD untuk Hadapi Pandemi Corona
Anggota DPRD Bogor Urunan Beli APD untuk Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona
Konveksi Baju Muslim di Bogor, Produksi APD dan Dibagikan Gratis
Saat Corona Jadi Langka dan Disalahgunakan, Ini Fungsi APD yang Sesuai Prosedur
Bank DKI Salurkan Ratusan Alat Pelindung Diri ke Sejumlah RSUD di Jakarta
Alat Pelindung Diri Kurang, Petugas Kesehatan RS Rujukan Covid-19 Pakai Jas Hujan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami