Pemerintah Apresiasi KPU Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pemerintah Apresiasi KPU Tunda Tahapan Pilkada 2020
PERISTIWA | 28 Maret 2020 13:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pemerintah mengapresiasi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menunda sejumlah tahapan Pilkada 2020. Keputusan tentang penundaan ini tertuang dalam surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang ditandatangani pada 21 Maret 2020.

Jubir Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Fadjroel Rachman menyebut setidaknya ada empat tahapan Pilkada yang ditunda pelaksanaannya. Pertama, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS. Kedua, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan. Ketiga, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih dan yang terakhir adalah tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

"Langkah penundaan ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, agar semua daya upaya negara digunakan untuk menyelamatkan seluruh Rakyat Indonesia," kata Fadjroel, Sabtu (28/3).

Adapun penundaan tersebut tidak termasuk tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang rencananya akan dilaksanakan pada 23 September 2020. Hal ini, kata Fadjroel, masih dalam tahap pembahasan mengikuti perkembangan penanganan Covid-19.

"Demokrasi dan Pilkada Langsung yang merupakan amanat Konstitusi UUD 1945 dan agenda Reformasi 1998 adalah prinsip utama Pilkada 2020, walaupun ada penundaan tahapan Pilkada, sama sekali tidak melanggar prinsip utama tersebut," tandasnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Pandemi Corona, Komisi II Sebut Seluruh Tahapan Pilkada 2020 Bisa Ditunda
Dampak Corona, KPU Tunda Tahapan Pilkada di Bengkayang
Mahfud Sebut KPU Tak Perlu Koordinasi Soal Penundaan Tahapan Pilkada 2020
Pelantikan 162 Panitia Pemilihan Suara di Pilkada Tangsel Ditunda
Tahapan Pilkada Ditunda, Komisioner dan Staf KPU Samarinda Bekerja di Rumah
Jika Pilkada Serentak Ditunda Karena Corona Harus Terbitkan Perppu atau Revisi UU

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami