Pemerintah Bangun Kawasan Hunian Tetap untuk Korban Gempa Sulteng

PERISTIWA | 1 Juli 2019 12:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menko Polhukam Wiranto hari ini meletakkan batu pertama untuk pembangunan tahap awal kawasan hunian tetap untuk korban bencana di Sigi, Donggala, dan Palu. Salah satu kawasan hunian tetap yang diresmikan adalah di wilayah Pombewe, Sigi, Sulawesi Tengah.

Pada tahap awal akan dibangun sejumlah 3.800 unit Hunian Tetap. Selain Pombewe, juga akan dibangun di daerah Tondo dan Duyu. Untuk tahap awal ini, pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

"Penanganan bencana alam di Sulawesi Tengah telah memasuki Tahap Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang direncanakan selama 2 tahun ke depan. Fokus utama pada tahap ini adalah pembangunan Hunian Tetap bagi para pengungsi, yang saat ini masih berada di tenda-tenda pengungsian, maupun di Hunian Sementara," ucap Wiranto saat membuka acara di Pombewe, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin(1/7/2019).

Dia menuturkan, tentu jumlah yang sekarang belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Tapi Pemerintah terus berusaha. "Tentu saja jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan Huntap (Hunian Tetap)," jelas Wiranto.

Dia menuturkan, jangan sampai peletakan batu pertama ini, justru membuat pembangunan menjadi mangkrak. Harus menjadi rangsangan bagi Pemerintah Pusat, Daerah, yayasan kemanusiaan dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun kembali Palu.

"Agar tahap ini, dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/ded)

Baca juga:
ADB Setujui Pinjaman Rp4,22 Triliun Pulihkan Sulteng Pasca Bencana
9 Bulan Gempa dan Tsunami Sulteng, Hunian Para Korban Harus Diprioritaskan
Chubb Gelontorkan Rp750 Juta Bangun Gedung Sekolah Terdampak Bencana di Sulawesi
Cari Barang Rongsokan, Warga Petobo Temukan Rangka Manusia di Bekas Likuifaksi
Tidak Bisa Tempati Huntara, 6.655 Korban Gempa Palu Masih Tinggal di Tenda
Pemakaman Massal Korban Gempa dan Tsunami Palu Ramai Diziarahi Warga

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.