Pemerintah Buka Pintu untuk Habib Rizieq Jika Ingin Pulang

PERISTIWA | 5 Desember 2019 20:41 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan pemerintah tidak pernah menghalangi pentolan FPI Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia. Yasonna mengatakan, warga negara yang ingin kembali ke negaranya akan dibukakan pintu.

"Secara hukum warga negara Indonesia, yang ingin kembali ke negaranya pasti kita terima," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12).

Yasonna menampik pemerintah Indonesia sengaja mencekal Rizieq. Dia mengatakan, Rizieq itu diduga dicekal oleh Arab Saudi.

"Nah mungkin beliau (Habib Rizieq) dicekal dari negara Arab Saudi, dan itu diluar kewenangan kita," kata Politikus PDI Perjuangan itu.

Yasonna menyebut pemerintah tidak pernah melakukan pencekalan kepada Rizieq. Jika sejak awal dicekal, Rizieq tidak bisa pergi ke luar negeri.

"Kalo dicekal itu sifatnya begini, dicekal tak boleh keluar dari Indonesia atas permintaan aparat penegak hukum dan lembaga tertentu," tuturnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Menkum HAM Tegaskan Tak Pernah Halangi Habib Rizieq Pulang ke Indonesia
Mahfud MD Pastikan Pemerintah Tak Cekal Rizieq Syihab Kembali ke Tanah Air
Saudi dan Indonesia Negosiasi Soal Rizieq
Ngaku Dicekal, Rizieq Disarankan Moeldoko Komunikasi dengan KBRI
Bertemu Mahfud MD, Dubes Arab Saudi Bantah Bahas Rizieq Shihab
Habib Rizieq Diharapkan Pulang Hadiri Reuni Akbar 212

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.