Pemerintah Diminta Perhatikan TKI di Malaysia yang Terdampak Karantina

Pemerintah Diminta Perhatikan TKI di Malaysia yang Terdampak Karantina
PERISTIWA | 28 Maret 2020 03:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Anggota DPR RI fraksi Golkar, Christina Aryani meminta pemerintah memerhatikan kebutuhan logistik pekerjaan migran Indonesia yang ada di Malaysia menyusul diberlakukan karantina wilayah di negara tersebut.

"Kami meminta perhatian Pemerintah Indonesia agar segera menyalurkan bantuan sembako melalui KBRI di Kuala Lumpur. Selain sembako kebutuhan mendesak lain adalah masker. Semoga pemerintah bisa segera memastikan tersedianya kebutuhan yang memang sangat mendesak saat ini," kata Christina, Jumat (27/3).

Menurut dia, banyak dari pekerja migran kita di Malaysia bekerja sebagai buruh bangunan, pekerja pabrik, pekerja restoran maupun jasa cleaning service. Mereka bekerja dengan sistem upah harian atau mingguan di sana.

"10 Hari lockdown berjalan saudara-saudara kita mulai kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Bantuan sembako menjadi hal utama yang dibutuhkan saat ini," ungkapnya.

Diketahui, Pemerintah Malaysia telah menerapkan lockdown untuk menekan penyebaran virus sejak tanggal 18 - 31 Maret 2020. Lockdown ini kemudian diperpanjang selama 2 minggu hingga tanggal 14 April 2020.

Kebijakan lockdown ini juga disertai hukuman denda 1.000 ringgit (3,5 juta) dan atau penjara maksimal 6 bulan bagi yang melanggar.

Reporter: Yopi M

Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Intervensi BI dan Pengusaha Buat Rupiah Ditutup Menguat Hari ini
Masyarakat Diimbau Makan Buah dan Sayur untuk Pengganti Multivitamin
Kasus Positif Corona Bertambah 153, Total 1.046 Orang, 87 Meninggal Dunia
Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Jadi 1.046 Orang, 46 Sembuh
BNI Siap Bantu Cicilan Kredit UMKM, Begini Skemanya
Dinkes Jakbar Dapatkan 3 Orang Positif Suspect Corona Saat Rapid Test

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami