Pemerintah Fokus Pencegahan Korupsi di Sektor Pelayanan Publik dan Perizinan

PERISTIWA | 9 Desember 2019 11:49 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menghadiri peringatan Hari Antikorupsi. Dalam sambutannya, Ma'ruf sempat menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi agar pencegahan korupsi di prioritaskan pada sektor perizinan dan sektor pelayan publik yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

"Pemerintah sangat konsisten akan terus melakukan langkah perbaikan regulasi tata kelola kelembagaan kebijakan, diimbangi dengan pekerjaan yang efektif baik internal maupun eksternal yang melibatkan partisipasi publik dan melibatkan keterbukaan informasi," ucap Ma'ruf Amin di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

Saat ini, katanya, pemerintah fokus mengembangkan sistem pelayanan publik berbasis elektronik untuk mencegah terjadinya korupsi.

"Pemerintah juga mengoptimalkan teknologi informasi untuk menutup peluang korupsi melalui pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang mencakup e-planning, e-budgeting, dan e-goverment," kata Ma'ruf.

Dia menambahkan, pemerintah juga telah mengesahkan Perpres 54 tahun 2018, yang berisi tentang strategi nasional pencegahan korupsi atau stranas PK. Diharapkan Stranas ini bisa berjalan efektif tentunya dengan dukungan KPK dan kerja sama semua pihak.

"Stranas PK memiliki tiga fokus, perizinan tata niaga, tata negara informasi birokrasi, dan penegakan hukum tiga fokus itu diterjemahkan dalam 11 aksi dan 27 sub aksi," tegas Ma'ruf. (mdk/lia)

Baca juga:
Wapres MA'ruf Amin Buka Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia
Alasan Jokowi Tak Hadiri Harkodia di KPK: Bagi Tugas dengan Pak Ma'ruf
Ketua DPR: Gerakan Antikorupsi Tidak Diukur dari Seberapa Banyak Orang Ditangkap
Menteri Edhy: Pegawai KKP Tunjukkan Antikorupsi dari Meja Kerja Masing-Masing
Di Hari Antikorupsi Sedunia, Ketua KPK Agus Rahardjo Izin Pamit Purnatugas
Di SMK 57 Jakarta, Jokowi Ajak Pelajar Cegah Korupsi Sejak Dini
Tiba di KPK, Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.