Pemerintah Pastikan Pemenuhan Hak Anak Saat Pandemi Covid-19

Pemerintah Pastikan Pemenuhan Hak Anak Saat Pandemi Covid-19
PERISTIWA | 11 Juli 2020 16:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pemerintah akan memastikan setiap anak Indonesia terpenuhi kebutuhan dan haknya. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan menyalurkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan, menuturkan pemenuhan gizi anak tersebut sebagai solusi akibat dampak melemahnya dari perekonomian keluarga di masa pandemi. Akibatnya, anak-anak turut merasakan berbagai efek negatif seperti tidak terpenuhinya asupan gizi yang merupakan hak dasar.

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, negara akan memastikan anak-anak harus terpenuhi haknya. Sebab Anak-anak adalah salah satu kelompok paling rentan terdampak wabah virus corona." ujar Abetnego saat menghadiri Pemberian Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak dalam Rangka Hari Anak Nasional Tahun 2020 di Cibubur, Jakarta, Sabtu (11/7).

Dia menambahkan, pemenuhan gizi anak sangat penting demi mencapai pertumbuhan fisik, apalagi Indonesia sedang gencar melaksanakan program pencegahan stunting. Abetnego mengatakan, isu kesehatan anak khususnya stunting menjadi prioritas kerja Kantor Staf Presiden.

"Bantuan ini sangat penting karena pencegahan stunting merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang," ucap Abetnego.

Selain itu, kata dia, tema Hari Anak Nasional Melindungi Anak Indonesia Maju menjadi momentum bersama untuk memberikan perhatian dan perlindungan terhadap anak Indonesia.Oleh karena itu, KSP akan memastikan setiap program dan kegiatan strategis lintas kementerian atau lembaga menyasar pada perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak.

Dia menambahkan, pemberian paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak di lokasi TPS Bantar Gebang pada hari ini akan diberikan 1000 anak dari berbagai kelompok umur. Selain itu, lebih dari 900 paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak dibagikan untuk wilayah Depok dan Cibubur.

Selain bantuan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak, pemerintah sudah memberikan bantuan melalui berbagai program seperti bantuan langsung tunai, dana desa, program keluarga harapan dan lainnya untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Di kesempatan sama, Menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Bintang Puspayoga menjelaskan perlindungan terhadap anak merupakan tanggungjawab bersama. Dia bilang, diperlukan upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak agar tetap dapat bertahan dan berdaya untuk dapat melalui pandemi ini.

"Dengan adanya Covid-19, risiko tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini pun menjadi lebih tinggi," ucap Bintang.

Selain gizi, lanjut dia, anak memiliki kebutuhan akan pendidikan dan pengasuhan yang baik dan bebas dari diskriminasi, kekerasan, eksploitasi dan perlakuan salah lainnya. Penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik bagi anak ini merupakan upaya negara agar anak Indonesia tetap dapat melalui pandemi ini dengan sehat. (mdk/gil)

Baca juga:
Geliat Layar Tancap Terdampak Pandemi
Tenaga Ahli KSP Nilai Masyarakat Salah Memahami Makna New Normal
Hasil Rapid Test Massal, Seratusan PPDP di Medan Reaktif
Update Kasus Covid-19 di Jakarta 11 Juli: 13.957 Positif, 9.040 Sembuh
Tarif Rapid Test Rp150 Ribu, DPR Minta Pemerintah Gratiskan buat Warga Tak Mampu
Kelas Kebugaran Pasien Covid-19 di Afrika Selatan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami