Pemerintah Revisi Aturan, Jabodetabek Kembali PPKM Level 1

Pemerintah Revisi Aturan, Jabodetabek Kembali PPKM Level 1
PPKM DKI Jakarta Naik ke Level 2. ©2022 Merdeka.com/Iqbal Nugroho
NEWS | 6 Juli 2022 11:40 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan Inmendagri Nomor 35 tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Aturan ini menggantikan Inmendagri Nomor 33.

Dalam Inmendagri Nomor 35, seluruh wilayah di Pulau Jawa dan Bali turun ke level 1. Pada aturan sebelumnya, ada 14 daerah yang naik ke level 2. Termasuk Jabodetabek.

Tito dalam Inmendagri mengatakan penerbitan aturan ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar melaksanakan PPKM di wilayah Jawa dan Bali, sesuai dengan kriteria level situasi pandemi Covid-19.

"Berdasarkan review yang telah dilakukan dan asesmen serta untuk melengkapi pelaksanaan PPKM yang mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19," kata Tito dikutip Rabu (6/7).

2 dari 2 halaman

Wilayah PPKM Level 1

Berikut ini daftar lengkap wilayah di Jawa Bali yang menerapkan PPKM Level 1:

DKI Jakarta

Kepulauan Seribu
Jakarta Barat
Jakarta Timur
Jakarta Selatan
Jakarta Utara
Jakarta Pusat


Banten

Kota Cilegon
Kabupaten Serang
Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Lebak
Kota Serang
Kota Tangerang
Kabupaten Tangerang
Kota Tangerang Selatan

Jawa Barat

Kabupaten Kuningan
Kota Sukabumi
Kota Cirebon
Kota Bandung
Kabupaten Tasikmalaya
Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Purwakarta
Kabupaten Pangandaran
Kabupaten Majalengka
Kota Tasikmalaya
Kota Cimahi
Kota Banjar
Kabupaten Karawang
Kabupaten Indramayu
Kabupaten Cirebon
Kabupaten Cianjur
Kabupaten Ciamis
Kabupaten Bandung Barat
Kabupaten Bandung
Kabupaten Sumedang
Kabupaten Subang
Kabupaten Garut
Kota Bogor
Kota Bekasi
Kota Depok
Kabupaten Bogor
Kabupaten Bekasi

Jawa Tengah

Kota Semarang
Kota Magelang
Kabupaten Banyumas
Kabupaten Semarang
Kabupaten Demak
Kabupaten Wonosobo
Kabupaten Wonogiri
Kabupaten Temanggung
Kabupaten Tegal
Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Sragen
Kabupaten Rembang
Kabupaten Purworejo
Kabupaten Purbalingga
Kabupaten Pemalang
Kabupaten Pati
Kabupaten Magelang
Kabupaten Kudus
Kota Tegal
Kota Surakarta
Kota Salatiga
Kota Pekalongan
Kabupaten Klaten
Kabupaten Kendal
Kabupaten Kebumen
Kabupaten Karanganyar
Kabupaten Cilacap
Kabupaten Banjarnegara
Kabupaten Pekalongan
Kabupaten Jepara
Kabupaten Grobogan
Kabupaten Brebes
Kabupaten Boyolali
Kabupaten Blora
Kabupaten Batang

DI Yogyakarta

Kabupaten Sleman
Kabupaten Bantul
Kota Yogyakarta
Kabupaten Kulonprogo
Kabupaten Gunungkidul

Jawa Timur

Kabupaten Sidoarjo
Kota Surabaya
Kota Mojokerto
Kota Madiun
Kota Kediri
Kota Blitar
Kabupaten Tuban
Kabupaten Lamongan
Kota Pasuruan
Kabupaten Gresik
Kabupaten Bojonegoro
Kabupaten Tulungagung
Kabupaten Trenggalek
Kabupaten Situbondo
Kabupaten Ponorogo
Kabupaten Pacitan
Kabupaten Ngawi
Kabupaten Magetan
Kabupaten Madiun
Kabupaten Lumajang
Kota Probolinggo
Kota Malang
Kota Batu
Kabupaten Kediri
Kabupaten Jombang
Kabupaten Bondowoso
Kabupaten Blitar
Kabupaten Banyuwangi
Kabupaten Sumenep
Kabupaten Sampang
Kabupaten Probolinggo
Kabupaten Pasuruan
Kabupaten Nganjuk
Kabupaten Mojokerto
Kabupaten Malang
Kabupaten Jember
Kabupaten Bangkalan
Kabupaten Pamekasan

Bali

Kabupaten Jembrana
Kabupaten Bangli
Kabupaten Karangasem
Kabupaten Badung
Kabupaten Gianyar
Kabupaten Klungkung
Kabupaten Tabanan
Kabupaten Buleleng
Kota Denpasar. (mdk/rnd)

Baca juga:
PPKM di Tangsel Kembali Level 2, Penerapan Prokes Masyarakat Ditingkatkan
Jakarta PPKM Level 2, Wagub DKI Imbau Masyarakat Percepat Vaksinasi Booster
PPKM Jakarta Naik jadi Level 2, Anies: Saya Komunikasikan ke Pemerintah Pusat
Jabodetabek PPKM Level 2, Kapasitas Transportasi Umum Tetap 100 Persen
Jabodetabek PPKM Level 2, WFO Sektor Non-essensial Maksimal 75 Persen
PPKM Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Sorong Naik jadi Level 2

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini