Pemerintah Sebut Saat Ini OTG Jadi Ancaman Terbesar Penyebaran Corona

Pemerintah Sebut Saat Ini OTG Jadi Ancaman Terbesar Penyebaran Corona
PERISTIWA | 4 April 2020 22:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, Orang Tanpa Gangguan (OTG) sampai saat ini masih menjadi ancaman terbesar di dalam penyebaran virus Corona atau Covid-19. Yuri membeberkan hasil pemeriksaan virus Corona melalui metode molekuler alias Polymerase Chain Reaction (PCR) ke 7.896 orang di sejumlah wilayah Indonesia. Pihaknya menemukan kasus konfirmasi positif tersebar di 120 Kabupaten/Kota.

"Kami melihat bahwa sebaran kasus sekarang muncul akibat pergerakan orang tanpa gejala kasus positif tanpa keluhan," kata dia saat konferensi Pers di Gedung BNPB, Sabtu (4/4).

Yuri menjelaskan, orang tanpa gejala menjadi potensi tinggi untuk menularkan virus Corona ke masyarakat karena pada satu sisi orang tersebut tidak mengalami keluhan apapun. Di sisi lain, banyak masyarakat yang masih belum melaksanakan physical distancing (menjaga jarak).

Sehingga, solusi yang terbaik untuk memutus rantai penularan Covid-19 adalah tinggal di rumah. Sebaiknya, tidak melakukan perjalanan ke mana pun baik itu ke keluarga yang lain, ke kota yang lain, atau tempat lain memiliki risiko besar untuk terjadinya penularan.

"Di samping membiasakan untuk mencuci tangan dengan baik. Kemudian mulai menghentikan kebiasaan baik yang disadari maupun yang tidak disadari untuk menyentuh wajah, hidung, mulut, mata," papar dia.

Yuri melaporkan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 106 kasus sehingga total menjadi 2.092 kasus konfirmasi positif. Kemudian pasien yang sembuh mengalami kenaikan 16 pasien sehingga total menjadi 150 orang. Sementara itu, pasien yang meninggal juga bertambah 10 orang sehingga total 191 meninggal.

"Yang sembuh kondisinya bagus dan tidak perlu dikhawatirkan lagi untuk menularkan penyakit bahkan kita yakini 150 orang telah sembuh dan memiliki imunitas, kekebalan terhadap virus covid," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
India Kerahkan Drone untuk Awasi Aktivitas Warga
Kemenkes: PSBB Bukan Karantina, Warga Masih Bisa Berkegiatan
Melawan Corona dengan Olahraga
Wanita Pemudik di Solo Marah-Marah saat Akan Didata Satgas Covid-19
Dua Daerah Dikabarkan Sudah Ajukan PSBB, Jakarta dan Fakfak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami