Pemerintah Telah Periksa 256.946 Spesimen Kasus Covid-19

Pemerintah Telah Periksa 256.946 Spesimen Kasus Covid-19
PERISTIWA | 25 Mei 2020 18:40 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Juru bicara pemerintah untuk percepatan penanganan Covid-19, Achmad Yurianto melaporkan data terbaru jumlah spesimen kasus Covid-19 diperiksa secara nasional. Yurianto menyebut, secara kumulatif, total ada 256.946 spesimen kasus Covid-19 telah diperiksa hingga Senin (25/5).

Dia mengatakan, pemeriksaan menggunakan dua metode yakni real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Sampai hari ini, kami sudah melakukan pemeriksaan kumulatif spesimen sebanyak 256.946 spesimen. Kami periksa dengan realtime PCR dan tes cepat molukuler," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta.

Yurianto menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan kasus positif sebanyak 22.750 pasien.

"Dari hasil pemeriksaan itu, pada hari ini terkonfirmasi Covid-19 meningkat 479 orang. Sehingga menjadi 22.750. Kasus sembuh 240 orang menjadi 5.642 orang. Kasus meninggal 19, sehingga menjadi 1.391 orang," kata Yuri.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 49.361 pasien, dan yang telah selesai dipantau sebanyak 12.342 orang.

1 dari 1 halaman

Warga Diimbau Menerapkan Protokol Kesehatan

Yurianto mengungkapkan, penambahan kasus Covid-19 ini merupakan beban seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, Yurianto pun terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong dalam menghadapi masalah pandemi ini. Di mana masyarakat harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Kita yakin dengan kebersamaan, dengan saling gotong royong, bahu-membahu kita bisa menyelesaikan permasalahan ini. Diperlukan kepedulian yang lebih, diperlukan tenggang rasa yang lebih bahwa yang kita hadapi adalah masalah bersama, bukan masalah orang perorang," bebernya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menambahkan, pandemi Corona ini belum diketahui kapan berakhir. Menurut Doni, tenaga medis terus mencari vaksin atas virus asal Wuhan, China ini. Namun hingga kini belum juga ditemukan. Oleh karena itu, dirinya meminta semua masyarakat untuk taati segala peraturan.

Atas dari itulah, lanjut Doni, dirinya juga meminta agar masyarakat dapat tetap menggunakan masker hingga rajin cuci tangan selama 20 detik di air mengalir agar terhindari dari Covid-19.

"Pakai masker, cuci tangan setiap ada kesempatan agar kita bisa terhindar dari Covid-19," kata Doni.

Reporter: Fachrur Rozie (mdk/gil)

Baca juga:
Tingkatkan Pengujian Sampel, Gugus Tugas Covid-19 Gandeng IDI, Bidan, dan Kementerian
Maksimalkan Tes Swab, Pemda DIY Ajukan Tambahan Laboratorium Covid-19
Camat Tambora Gelar Tes Swab Massal Setelah 30 Warga Terpapar Covid-19
Jabar Klaim Punya Alat Baru Pendeteksi Virus, Lebih Akurat dan Murah
Layanan Swab Test Drive Thru untuk Deteksi Covid-19
Dua Pedagang Pasar Jadi OTG, Ini 5 Skema Baru Penanganan Covid-19 di Bekasi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5