Pemkab Bogor Butuh 248 Tenaga Medis untuk RS Darurat Corona Wisma Diklat Kemendagri

Pemkab Bogor Butuh 248 Tenaga Medis untuk RS Darurat Corona Wisma Diklat Kemendagri
Ilustrasi. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 9 April 2020 17:35 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor membutuhkan 248 tenaga kesehatan untuk rumah sakit darurat di Wisma Diklat Kementerian Dalam Negeri di Jalan Raya Parung, Kecamatan Kemang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menjelaskan Pemkab Bogor berencana menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

"Untuk mempermudah perekrutan kita gandeng lembaga-lembaga itu," kata Mike, Kamis (9/4).

Pada rumah sakit darurat di Wisma Diklat Kemendagri itu, terdapat 44 kamar dengan jumlah tempat tidur 168 unit. Namun untuk memenuhi protokol kesehatan, maka jumlahnya akan dikurangi.

"Dalam protokol kesehatan, jarak antar ranjang minimal 2 meter sehingga jumlah kasur akan berkurang menjadi 103 saja," katanya.

Diketahui, anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, terbagi menjadi dua. Yakni bidang kesehatan dan non-kesehatan. Untuk bidang kesehatan dijatah Rp196 miliar dan nonkesehatan Rp181,2 miliar.

Pada bidang kesehatan, meliputi insentif para tenaga kesehatan Rp38,7 miliar, RSUD Cibinong Rp45,3 miliar, RSUD Ciawi Rp29,9 miliar, RSUD Leuwiliang Rp31,8 miliar, RSUD Cileungsi Rp24,7 miliar dan rumah sakit darurat di Wisa Diklat Kementerian Dalam Negeri di Kecamatan Kemang sebesar Rp17,5 miliar. (mdk/cob)

Baca juga:
CEK FAKTA: Hoaks Jus Pare Ampuh Obati Pasien Virus Corona
Nasabah KUR Bisa Tunda Cicilan 6 Bulan, Perhatikan Syaratnya
Akibat Corona, Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2020 di 2,3 Persen
Pemkab Bogor Butuh 248 Tenaga Medis untuk RS Darurat Corona Wisma Diklat Kemendagri
Sumbangan untuk Penanganan Covid-19 Capai RP 193 Miliar, 700 Ribu APD Didistribusikan
Imbauan Pakai Masker di Tengah Pandemi Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami