Pemkab Bogor Harap Jokowi Cabut Moratorium Pembentukan Daerah Otonomi Baru

PERISTIWA | 4 November 2019 12:49 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor berharap Presiden Joko Widodo mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) pada 2020. Rentang kendali yang terlalu jauh menjadi alasan untuk membentuk Kabupaten Bogor Barat.

"Dengan 40 kecamatan dan penduduk 5,8 juta jiwa, rentang kendali kita terlalu jauh, sementara kemampuan anggaran kita kecil. Sehingga untuk pemerataan pembangunan agak berat," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, Senin (4/11).

Pemkab Bogor juga telah mengusulkan dana Rp 40 miliar dalam Rancangan APBD 2020. Anggaran itu, kata Burhan, dialokasikan untuk membebaskan lahan calon ibu kota Kabupaten Bogor Barat di Kecamatan Cigudeg seluas 40 hektare.

"Rencananya, dari 40 hektare itu 20 hektare untuk kompleks pemerintahan, 10 hektare untuk taman serta jalan dan 10 hektare untuk keperluan bangunan Forkopimda," jelas Burhanudin.

Burhan menegaskan, pembentukan DOB Kabupaten Bogor Barat murni demi kebutuhan pemerataan pembangunan, bukan kepentingan politis. Meskipun, menurutnya, jika resmi mekar, Bogor Barat masih menginduk ke Kabupaten Bogor sebagai daerah persiapan.

"Belum ada kejelasan sampai hari ini soal moratorium akan dicabut atau tidak tahun depan. Tapi pemerintah pusat pasti sudah paham kalau pemekaran karena memang kebutuhan, bukan kepentingan politis," tegasnya.

Setidaknya ada tiga daerah di Jawa Barat yang siap mekar. Yakni Kabupaten Bogor Barat, Garut Selatan dan Sukabumi Utara. Namun, Burhan berharap Kabupaten Bogor Barat diprioritaskan untuk mekar.

"Karena ini adalah beban kami untuk melayani 5,8 juta penduduk. Yang jelas potensinya itu adalah pariwisata dan perkembangan perkotaan karena berdekatan dengan BSD (Bumi Serpong Damai). Kalau urusan bisnis tidak akan berhimpitan dengan ibukota, yaitu Tenjo, Parungpanjang dan Rumpin," jelasnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman juga mengatakan hal yang senada. Menurutnya, Bogor Barat sudah sangat layak mekar.

"Kita menunggu pusat. DOB Bogor Barat ini memang layak untuk dianggar. DOB itu penting, jadi harus dianggarkan. Untuk hal-hal yang sudah muncul itu harus dipersiapkan anggaran," kata dia.

(mdk/ray)

TOPIK TERKAIT