Pemkab Bogor Tak Punya Uang Tertibkan Bangunan Liar di Puncak

Pemkab Bogor Tak Punya Uang Tertibkan Bangunan Liar di Puncak
PERISTIWA | 28 Juli 2020 19:31 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Bupati Bogor, Ade Yasin menyebut banjir yang kerap terjadi di wilayah DKI Jakarta tidak lepas dari banyaknya bangunan liar di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ade memperkirakan, bangunan liar atau tidak berizin di Puncak lebih dari 2.000 unit. Sehingga berimbas pada rendahnya daya serap tanah di Puncak. Di mana air dari hulu tidak bisa tertahan dan langsung mengalir ke hilir.

Pemkab Bogor pun kesulitan jika harus melakukan penertiban dengan bermodal APBD. Karena kebutuhan dana cukup besar, sementara APBD terbatas hanya untuk program berskala lokal.

"Kita sudah kerja sama dengan PTPN untuk melakukan penertiban. Beban jangan diserahkan ke daerah terus. Anggaran kita terbatas. Kita sudah inventarisir, ada lebih dari 2.000 unit di Puncak," kata Ade, Selasa (28/7).

Baca Selanjutnya: Bangunan liar yang dimaksud Ade...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami