Pemkab Bogor Targetkan Rehab 4.000 Rumah Tidak Layak Huni

Pemkab Bogor Targetkan Rehab 4.000 Rumah Tidak Layak Huni
Ilustrasi Rumah Bersubsidi. ©2015 Merdeka.com
PERISTIWA | 16 Januari 2021 04:29 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor berencana merehabilitasi 4.000 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) pada tahun 2021.

Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Lestia Irmawati menjelaskan, ada tiga sumber anggaran untuk rehabilitasi rutilahu.

"Dari APBD Kabupaten Bogor 2.000 unit. Lalu 1.000 unit dari Pemprov Jabar dan 1.000 unit dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PUPR," kata Irma, Jumat (15/1).

Dia menjelaskan, dengan tiga sumber anggaran tersebut, maka dana yang dialokasikan pada setiap target rutilahu pun akan berbeda besarannya.

Kata Irma, dari Pemkab Bogor menyediakan Rp15 miliar, dengan masing-masing rutilahu mendapatkan Rp15 juta untuk rehabilitasi.

Sementara dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp17,5 juta per rumah dan dari program BSPS juga Rp17,5 juta. Namun, dari kedua sumber ini belum bisa dipastikan.

"Jumlah bantuan dari provinsi dan BSPS sedang dipastikan lagi. Jadi bisa berubah, baik nominal atau jumlah unitnya. Nanti distribusinya, yang dari provinsi bentuknya non-tunai melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dan dari BSPS juga non-tunai langsung ke penerima bantuan," jelas Irma. (mdk/bal)

Baca juga:
DMS Propertindo Siapkan Proyek Hunian Industrial Estate Pertama di Kaltim
Dampak Pandemi Covid-19, Penjualan Rumah Anjlok 60 Persen
DMS Propertindo Siap Memulai Pengembangan Mega Project Township di Bandung Selatan
Bos OJK Sebut Suku Bunga KPR Tak Jadi Kendala Masyarakat Beli Rumah
PUPR Catat Realisasi Pembiayaan Bantuan Perumahan Capai Rp11,54 Triliun
OJK Komitmen Dukung Perlindungan Konsumen di Sektor Perumahan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami