Pemkab dan Pemkot Tangerang Barter Aset Tanah dan Bangunan Senilai Miliaran Rupiah

PERISTIWA | 21 Agustus 2019 21:02 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menyerahkan 56 aset lahan dan bangunan kepada Pemerintah Kota Tangerang. Hingga saat ini, pelepasan aset lahan dan bangunan itu masih terkendala persoalan dan tahapan proses yang panjang.

"56 bidang aset itu harus di cek satu-satu, butuh waktu. Belum harus ke Badan Pertanahan Negara (BPN), ada tahapan-tahapan yang harus dilewati," terang Bupati Tangerang A Zaki Iskandar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (21/8).

Diungkapkannya, 56 aset berupa lahan dan bangunan yang akan diserahkan dari Pemkab ke Pemkot Tangerang itu ditaksir memiliki nilai ekonomi hingga Rp300 miliar.

Selain itu Pemkab Tangerang juga akan menerima tujuh aset senilai Rp6 miliar dari Pemkot Tangerang.

Dengan serah terima aset tersebut, nantinya setiap bidang lahan dan bangunan akan sesuai titik lokasi dan kepemilikannya.

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengakui, lamanya penyerahan aset-aset tersebut, karena berbagai proses yang harus dilewati, seperti konsultasi ke DPRD. Sementara saat ini DPRD juga masih menunggu masa pergantian anggota.

"Kabupaten Tangerang insha Allah pelantikannya Jumat 23 Agustus 2019. Kota Tangerang sendiri baru pelantikan DPRD 2 September 2019. Intinya semuanya hampir final, tinggal DPRD karena ada beberapa hal yang perlu dibahas," ungkap dia.

Namun begitu, kedua belah pihak yakni Pemkab dan Pemkot Tangerang sama-sama mengingingkan penyelesaian aset pada dua objek administrasi pemerintah daerah ini bisa segera rampung.

"Jadi yang penting selama kepemimpinan saya dan Pak Arief, banyak PR dari zaman dulu akan segera kita selesaikan. Seperti aset dan batas wilayah," terang Zaki.

Secara rinci, ke-56 aset lahan dan bangunan yang akan diserahkan ke Pemkot Tangerang, di antaranya adalah Stadion Benteng dan bangunan-bangunan perkantoran yang ada di wilayah Cikokol. Sementara, Kota Tangerang akan menyerahkan kepada Pemkab seperti TPA Jatiwaringin.

"TPA Jatiwaringin itu bantuan dari EDP yang belum dimanfaatkan. Lebih baik kabupaten yang manfaatkan, karena ke depannya akan kita rencanakan bangun tempat pemusnahan di TPA itu," ucap Zaki.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, penyerahan aset ini ada masalah di administrasi. Pihak kabupaten meminta adanya tambahan aset yang akan diberikan nantinya.

"Iya tadi ada masalah administrasi tambahan yang ingin diminta pihak kabupaten, nanti perlu kita konsultasikan ke pihak DPRD. Mudah-mudahan ini segera kita bisa selesaikan dalam rangka menunjang pembangunan yang ada di kabupaten dan kebutuhan pembangunan di kota. Karena, aset-aset ini sudah cukup lama jadi PR bersama," ujar Arief.

Arief menambahkan, kunjungan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar selain membahas aset, juga mensinkronisasi tata ruang dan membahas air bersih.

"Selain itu juga bahas jaringan jalan termasuk di Kota Tangerang dampak dari adanya pembangunan yang menyebabkan truk tanah berlalu lalang. Beliau (Zaki) menyarankan supaya sinkron dengan apa yang sedang dilakukan oleh kabupaten supaya tidak menggangu masyarakat," ungkap Arief.

Baca juga:
Tuntut Kesejahteraan, Buruh se-Banten Demo Istana Negara
HUT RI, TNI-Polri Bersama Warga Tangerang Gowes Merdeka
Rayakan HUT RI, Ragam Perlombaan Digelar di Bandara Soekarno-Hatta
Ribuan Napi di Rutan Tangerang Dapat Remisi Hari Kemerdekaan
Bongkar Peredaran Narkoba di Kampus, 16 Anggota Polres Jakbar Diberi Penghargaan

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT