Pemkab Lombok Tengah Gelontorkan Rp70 Miliar untuk Tangani Covid-19

Pemkab Lombok Tengah Gelontorkan Rp70 Miliar untuk Tangani Covid-19
PERISTIWA | 7 April 2020 22:22 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah waspada total dalam pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Bupati Lombok Tengah Suhaili mengatakan kewaspadaan total itu bukan merupakan sikap panik atas wabah tersebut.

"Namun diwujudkan dalam bentuk gerakan yang terpadu, terencana (terarah), masif dan partisipatif. Yaitu satu gerakan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah di Kabupaten Lombok Tengah," kata Suhaili, Selasa (4/7).

Gerakan tersebut tambahnya, akan direalisasikan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang bersifat promotif (sosialisasi/kampanye). Salah satu instrumen yang dimaksimalkan adalah masjid-masjid dan musala.

Selain langkah promotif tersebut, pihaknya juga melakukan tindakan-tindakan preventif dengan mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih melalui penggunaan masker baik dalam maupun di luar rumah serta menggunakan alat pembersih tangan dan lainnya.

Selanjutnya kuratif. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyediakan sarana dan prasarana kesehatan seperti obat-obatan, tenaga medis dan menyediakan fasilitas kesehatan lainnya.

Terakhir adalah tindakan rehabilitatif. Kegiatan ini meliputi dua hal, pertama yaitu rehabilitasi korban Covid-19 dan kedua rehabilitasi masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

"Untuk menunjang semua program-program itu, Pemda Lombok Tengah akan menggelontorkan dana Rp50-70 miliar," kata politisi Golkar itu.

Dalam hal rehabilitasi masyarakat yang terkena dampak Covid-19, pemerintah Lombok Tengah memberikan insentif bantuan kepada masyarakat berupa sembako dengan cara mendekatkan penjual di setiap-setiap kampung atau desa.

"Di sisi lain, pemerintah mendorong menguatkan kesetiakawanan sosial masyarakat dengan mendorong masyarakat yang mampu untuk membantu masyarakat yang kurang mampu," ajak Ketua DPD Golkar NTB ini.

Wabah Covid-19 ini untuk diketahui tidak mengenal strata sosial termasuk kalangan bisnis. Untuk itu, Pemda Lombok tengah akan mengambil tindakan untuk memberikan insentif kepada dunia usaha khususnya sektor pariwisata (hotel dan penginapan) untuk memberikan keringanan pajak. (mdk/eko)

Baca juga:
Daftar Lengkap 35 Rumah Sakit BUMN Ikut Tangani Pasien Virus Corona
297 PNS Terdeteksi Covid-19, 28 Orang Dinyatakan Positif
Anies: PSBB di Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April
Wapres Ratas Penanganan Covid-19, Jabodetabek akan Dijadikan Satu Klaster
Lalu Lintas Turun 60 Persen, Pengusaha Tol Bakal Bakal Dapat Keringanan Cicil Utang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5