Pemkab Sangihe Gunakan Balai Latihan Kerja untuk Produksi Masker

Pemkab Sangihe Gunakan Balai Latihan Kerja untuk Produksi Masker
PERISTIWA | 10 April 2020 02:32 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, memberdayakan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai lokasi menjahit Yayasan Pendidikan Kristen GMIST untuk memproduksi masker.

"Kami telah memberdayakan BLK menjahit YPK GMIST untuk menyiapkan masker bagi masyarakat," kata Bupati Jabes Gaghana di Tahuna, Kamis (9/4).

Menurutnya, masker di kepulauan Sangihe menjadi barang yang langka. Sementara masyarakat sangat membutuhkan seiring meluasnya pandemi Covid-19.

"Kami sudah berusaha mencari di luar daerah namun sampai sekarang tetap belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Jabes menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan bahan baku sekaligus memesan masker di BLK GMIST untuk kebutuhan masyarakat yang saat ini belum mendapat masker.

"Kita sudah memesan kain untuk dijahit dan masker sudah dipesan akan dibagikan ke masyarakat Sangihe sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah daerah dalam memutus penyebaran virus ini," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Sangihe, Doktarius Pangandaheng mengatakan, mulai 8 April 2020, BLK Komunitas ini sudah fokus menjahit masker.

"Sebenarnya secara resmi BLK ini belum beroperasi, karena masih ada tahapan-tahapan yang harus dilewati. Tetapi karena dalam kondisi bencana non-alam dan masyarakat sangat membutuhkan masker maka BLK mulai melaksanakan aktivitas sesuai dengan peralatan dan teknologi yang dimiliki," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Kasus Covid-19 Tambah 337, Masyarakat Diingatkan Disiplin Jaga Jarak dan Pakai Masker
Imbauan Pakai Masker di Tengah Pandemi Covid-19
Kreativitas Ibu-ibu PKK di Gunung Putri Bikin Masker Gratis untuk Warga
Warga Jakarta Beraktivitas Tanpa Masker di Tengah Corona
Kemenkop dan UKM Ajak KUMKM Indonesia Produksi Masker Kain
Iran Pakai Bangunan Masjid Jadi 'Pabrik' Masker dan Sarung Tangan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami