Pemkab Tangerang Berencana Larang Penggunaan Vape

Pemkab Tangerang Berencana Larang Penggunaan Vape
PERISTIWA | 15 November 2019 01:32 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana melarang penggunaan rokok elektrik atau vape. Wacana ini menyusul rencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (PMK) mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2019 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengungkapkan, larangan penggunaan rokok elektrik tersebut dilakukan lantaran, kandungan nikotin di dalam cairan vape (liquid) cukup tinggi.

Bahkan, pihaknya mengaku sering mendapat laporan adanya kandungan narkotika dalam cairan rokok elektrik tersebut.

"Sering kali ditemukan kandungan narkotika, sehingga sangat berbahaya untuk kesehatan. Kita akan melakukan pelarangan beredarnya rokok elektrik (vape)," kata Hendra Tarmidzi, Kamis (14/11).

Meski, dia mengaku penggunaan rokok tembakau juga sama bahayanya bagi kesehatan tubuh manusia, sama halnya dengan penggunaan vape.

"Padahal semuanya sama-sama berbahaya dan bisa menyebabkan kematian," tegas dia.

Baca Selanjutnya: Vape Lebih Bahaya dari Rokok...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami