Pemkot Ambon Pukul Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan

Pemkot Ambon Pukul Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan
PERISTIWA | 25 Juli 2020 20:03 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah Kota Ambon menggunakan pendekatan kearifan lokal untuk mendisiplin masyarakat yang tak patuh terhadap protokol kesehatan. Salah satu caranya, memukul pelan warga yang tidak memakai masker menggunakan rotan.

Ini diungkapkan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, dalam dialog di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu (25/7).

"Pada awalnya polisi mengambil sikap menarik dengan patroli atau berjalan membawa rotan. Jika ada yang tidak pakai masker, hanya dengan pukul pelan-pelan sebagai pembelajaran untuk hati-hati dan disiplin," ujar Richard.

Menurut Richard, warga Ambon tidak keberatan dengan penggunaan rotan untuk mendisiplinkan warga yang tidak patuh menjalankan protokol kesehatan. Justru, 95 persen masyarakat Ambon mendukung upaya tersebut.

"Mereka (masyarakat) sendiri yang meminta pakai rotan untuk dapat mendisiplinkan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan," jelas Richard.

Baca Selanjutnya: Terinspirasi India...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami