Pemkot Bekasi Musnahkan 25 Ribu e-KTP

PERISTIWA | 20 Desember 2018 02:32 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Sebanyak 25.653 keping kartu tanda penduduk (KTP) elektronik yang tak berlaku lagi dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi. Pemusnahan ini dilakukan menjelang Pemilu Legislatif dan Presiden tahun depan.

"Pemusnahan ini merupakan instruksi dari Kemendagri agar tidak disalahgunakan," kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, Jamus Rasidi, Rabu (19/12).

Menurut Jamus, puluhan ribu e-KTP yang dimusnahkan tak bisa dipakai karena berbagai persoalan, seperti rusak, invalid, hasil penarikan dari pemilik identitas ganda, dan sebab lainnya.

Dia mengatakan, jumlah sebanyak itu merupakan akumulasi dari beberapa tahun lalu atau sejak diwajibkan masyarakat menggunakan e-KTP. Jamus memastikan, selama ini e-KTP yang tak berlaku tersebut tak dibuang di sembarang tempat.

"Kami simpan dengan baik, karena bagian dari pertanggungjawaban kepada Kemendagri terkait penggunaan blanko," ujarnya.

Begitu Kemendagri mengeluarkan instruksi pemusnahan melalui surat edaran nomor 470./11176SJ. Tentang Penatausahaan KTP/EL/Rusak/Invalid yang ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota di seluruh Indonesia.

"Pemusnahan dengan cara kami bakar, disaksikan oleh aparat penegak hukum," tutup Jamus. (mdk/fik)

Baca juga:
Disdukcapil Jembrana Bakar 7.570 e-KTP Rusak Antisipasi Kecurangan Pemilu 2019
Bareskrim Polri Hentikan Penyelidikan Kasus e-KTP Tercecer
Cegah Insiden Tercecer, 1 Juta e-KTP Rusak Dimusnahkan Kemendagri
18 Ribu KTP Invalid Dimusnahkan Pemkot Medan
Kemendagri Musnahkan 1,3 Juta e-KTP di Bogor
Dukcapil DKI Masih Buru Penyebar e-KTP Tercecer di Pondok Kopi

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.