Pemkot Bekasi Subsidi Transpatriot Rp2,5 Miliar di 2020

PERISTIWA | 5 Desember 2019 01:32 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Pemkot Bekasi mengalokasikan dana sebesar Rp2,5 miliar kepada perusahaan yang pengelola Transpatriot, PD Mitra Patriot pada tahun 2020. Dana ini dipakai mensubsidi tiket penumpang angkutan massal milik pemerintah daerah tersebut.

Humas PD Mitra Patriot, Iqbal Daut mengatakan, operasional Transpatriot dalam sebulan mencapai Rp600 juta. Sedangkan, penghasilan dari tiket tidak mampu menutup beban operasional tersebut, sehingga dibutuhkan subsidi dari APBD.

"Saat ini penghasilan tiket dari Januari sampe Oktober 1.421.134.000, biaya operasional perbulan Rp600 juta," katanya di Bekasi, Rabu (5/12).

Jika dikorelasikan dengan operasional, maka selama itu pengeluaran mencapai Rp6 miliar. Artinya pendapatan dari tiket masih minus Rp4,6 miliar dari beban operasional.

Sesuai peraturan daerah, Iqbal mengungkapkan, subsidi yang diberikan Pemerintah Kota Bekasi kepada PDMP Rp5 miliar pertahun. Karena itu, dimungkinkan bakal ada penambahan subsidi lagi di APBD Perubahan 2020 mendatang.

"Skema subdisi yaitu pemerintah ke PDMP 65 persen dari biaya operasional, sedangkan 35 persen dari pendapatan tiket," ujarnya.

Ia mengatakan, koridor yang mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah trayek Terminal Bekasi-Harapan Indah via Jalan Joyomartono-Cutmutia-Ahmad Yani, dan trayek Terminal Bekasi Jalan Cut Mutia-Ahmad Yani dengan jumlah armada sembilan unit.

"Prinsipnya, Transpatriot sedang meningkatkan kemandirian operasional yang masih cukup berat dengan tarif rendah Rp4.000," jelasnya.

Adapun koridor Sumber Artha-Wisma Asri dan Bantargebang-Summarecon Bekasi, kata dia, belum ada rencana memberikan subsidi dengan harga tiket tarif bawah Rp5.500 dan tarif atas Rp11.500. Operasional di koridor tersebut dikerja samakan dengan pihak ketiga.

"Koridor ini masih berjalan baik, terus dilaksanakan dan masih komitmen tanpa subsidi," tutup Iqbal. (mdk/fik)

Baca juga:
2020, Izin Trayek Angkot di Depok akan Digratiskan
Strategi BPTJ Ajak Masyarakat Pakai Transportasi Umum
Kereta Bandara Kualanamu Mulai Gunakan Jalur Layang
Indonesia Kembali Terpilih Menjadi Anggota Dewan IMO Periode 2020-2021
2020, Kartu Multi Trip KRL Bisa Dipakai untuk MRT
Pemprov DKI Jakarta Diminta Tingkatkan Kualitas Transportasi Umum

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.