Pemkot Cimahi Masih Cari Lahan Pemakaman Baru Pasien Covid-19

Pemkot Cimahi Masih Cari Lahan Pemakaman Baru Pasien Covid-19
PERISTIWA | 5 Desember 2020 01:32 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Pemerintah Kota Cimahi mencari alternatif untuk membuka lahan pemakaman baru untuk warga yang meninggal dengan konfirmasi positif Covid-19. Lahan yang tersedia saat ini sudah masuk kategori terbatas.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi sebelumnya menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lebak Saat untuk korban meninggal Covid-19. Setelah penuh, lahan baru di Blok G dan Blok H di lokasi yang sama hanya tersedia tidak lebih dari 40 lubang.

"Yang sudah dipakai di Lebak saat sudah habis, di Blok G dan Blok H tinggal 40 lubang lagi," kata Kepala DPKP Kota Cimahi Muhammad Nur Kuswandana, saat dihubungi, Jumat (4/12).

"Kalau per hari ada 2-3 jenazah, sampai akhir Desember itu sudah habis khusus untuk pemakaman Covid-19. Kami sedang mencari alternatif lain untuk menambah lahan pemakaman Covid-19," ia melanjutkan.

Pencarian lahan baru, Ujar Kuswandana, bersifat antisipasi jika ada lonjakan kasus warga yang meninggal dunia akibat Covid-19, apalagi Kota Cimahi masuk dalam kategori zona merah. Meski begitu, ia berharap lahan tersebut tidak digunakan.

Salah satu syarat yang bisa masuk dalam kategori lahan pemakaman baru adalah jauh dari pemukiman warga. Beberapa lahan di lokasi milik Pemerintah Kota Cimahi sudah dicek namun belum diputuskan.

"Kepastian akan lahan untuk pemakaman korban Covid-19 akan diputuskan bersama Satgas. Setelah diputuskan, maka sosialisasi bakal dilakukan," ucap dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Jumlah total masyarakat Cimahi yang sudah terpapar Covid-19 sudah mencapai 1.237 orang. Sebanyak 796 sudah dinyatakan sembuh, dan ada 408 yang masih terkonfirmasi positif Covid-19.

Per hari ini total ada 33 orang yang meninggal karena Covid-19. Sementara warga yang meninggal dalam status diduga karena Covid-19 (belum keluar hasil tes) ada sembilan orang. (mdk/rhm)

Baca juga:
Perdagangan Ekspor-Impor di Masa Pandemi
PAN: Kasus Covid-19 Lebih Tinggi di Daerah Tidak Melaksanakan Pilkada
Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ratusan Siswa SMK di Semarang Positif Covid-19
23 Petugas KPPS di Sumbar Positif Covid-19
190 Santri Terpapar Covid-19, Pesantren Jadi Tempat Perawatan
Sultan HB X Minta Protokol Kesehatan Covid-19 di Pedesaan Diperketat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami