Pemkot Depok Larang Restoran Layani Tamu Makan di Tempat

Pemkot Depok Larang Restoran Layani Tamu Makan di Tempat
PERISTIWA | 6 April 2020 06:32 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang para pemilik/pengelola rumah makan/restoran untuk sementara waktu tidak memberikan layanan makan di tempat bagi pelanggan. Kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran Virus Corona.

"Layanan untuk konsumen digantikan dengan layanan take away (dibawa pulang) atau pemesanan via jasa layanan diantar ke tempat pemesanan (delivery order)," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, Minggu (5/4).

Dia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443/171-Huk/Disporyata tertanggal 4 April 2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di restoran atau rumah makan di Kota Depok.

"Penyebaran Covid-19 saat ini terus meningkat, kami minta kepada seluruh warga Kota Depok untuk mengikuti seluruh protokol pemerintah, diam di rumah, jaga jarak fisik dan sosial, sehingga kita dapat menghentikan penyebaran Covid-19 di Kota Depok," tutupnya seperti dilansir dari Antara.

Data kasus Covid-19 di Kota Depok hingga Minggu (5/4) kasus konfirmasi positif sebanyak 64 orang, sembuh 10 dan meninggal delapan orang.

Sementara OTG 368 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.056 orang, selesai pemantauan 237 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 489 orang, selesai 68 orang dan 421 orang masih dalam pengawasan. (mdk/fik)

Baca juga:
Cegah Penyebaran Corona, Gubernur Lampung Larang ASN Berkeliaran
PD Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang
Penumpang KRL Wajib Gunakan Masker
Wali Kota Semarang Minta Warganya di Perantauan Legawa Tidak Mudik
Selama Pandemi Corona, Wali Kota Bogor Sumbangkan Gaji Untuk Yang Membutuhkan
Kemenkes: PSBB Bukan Karantina, Warga Masih Bisa Berkegiatan
Melawan Corona dengan Olahraga

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami