Pemkot Jayapura Tertibkan Lapak Liar di Pasar Youtefa Baru

Pemkot Jayapura Tertibkan Lapak Liar di Pasar Youtefa Baru
Ilustrasi penertiban pasar. ©2014 merdeka.com/imam buhori
PERISTIWA | 7 Maret 2021 08:33 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM melakukan penertiban dan pembongkaran lapak liar milik pedagang di Pasar Youtefa Baru Abepura. Lapak liar tersebut dibangun tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru mengatakan, penertiban dan pembongkaran tersebut terpaksa dilakukan karena bangunan lapak milik pedagang tersebut dibangun tidak pada tempatnya dan tak beraturan.

"Tidak boleh membangun tanpa seijin Kepala Dinas Perindagkop dan petugas pasar, jangan sampai ada oknum tertentu yang bermain, lokasi pasar Youtefa adalah milik pemerintah Kota Jayapura. Saya harap kepala Dinas dan para petugas ketika nanti telah dibersihkan harus dijaga, jangan sampai seperti di pasar Youtefa lama, sudah dibersihkan masih ada yang bangun lagi," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (7/3).

Dia mengungkapkan, di terminal tidak boleh ada bangunan. Selain itu, pasar pagi tidak boleh ada yang masuk pada malam hari, semua harus masuk subuh dan pagi berjualan.

Rustan berharap, petugas tetap melakukan penindakan secara persuasif, tetap komunikasi, pendekatan yang baik, kalau ada yang melawan beritahu baik-baik.

"Kalau pasar bersih, tertata, bagus, pasti pembeli datang belanja dan pedagang juga senang, tapi kalau pasar tidak teratur dan semrawut maka pembeli juga malas datang ke pasar. Pedagang juga harus jujur sama kami, saya minta kerjasamanya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM kota Jayapura, Robert Awi mengatakan, penertiban tersebut dalam rangka penataan dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pedagang serta warga yang datang berbelanja di pasar.

Pembongkaran lapak milik pedagang dilakukan karena pedagang membangun di daerah yang dilarang, seperti daerah hijau dan berapa bangunan yang dibangun sengaja menempel di bangunan milik pemkot tanpa ijin.

"Lapak yang dibongkar ada sekitar 80 unit, ini karena membangun di tempat yang tidak sesuai peruntukannya," tutup Robert. (mdk/fik)

Baca juga:
Viral Video Emak-Emak di Tegal 'Cuma Dagang seperti Ini kok Dijaga seperti Teroris'
Jelang Piala Dunia U-20, PKL Manahan Resah
Pemkot Solo Tindak Ratusan Pedagang Bermobil di Sekitar Pasar Klewer
Bikin Macet, 150 PKL di Pasar Parung Dibongkar
Meski Piala Dunia U-20 Ditunda, PKL di Kottabarat Solo Tetap Digusur
Petugas Tertibkan Pedagang di Kota Tua Saat Malam Tahun Baru
Pemkot Jayapura Tertibkan Lapak Liar di Pasar Youtefa Baru

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami