Pemkot Palembang Larang Salat Id di Masjid Secara Menyeluruh

Pemkot Palembang Larang Salat Id di Masjid Secara Menyeluruh
Salat Iduladha di Gowa. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 12 Mei 2021 17:54 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Kota Palembang bersama tiga unsur instansi terkait secara mendadak memutuskan melarang warga Salat Idulfitri 1442 Hijriah di masjid secara menyeluruh dan menganulir izin salat berdasarkan zonasi kelurahan sebelumnya.

Kepala Kemenag Kota Palembang, Deni Priansyah mengatakan, keputusan tersebut diambil Pemkot Palembang bersama Kemenag, Polrestabes dan Kodim 0418/Palembang pada hari ini atas dasar peringatan Satgas Covid-19 karena Palembang masih zona merah COVID-19.

"Jika tetap ada yang melaksanakan Shalat Id di masjid maka konsekuensinya ditanggung pengurus masjid," katnaya di Palembang, Rabu (12/5).

Surat keputusan bersama tersebut diterbitkan dengan nomor 1/KPTS.BER/II/2021, nomor 1258/KPTS/KK.06.05.02/HN.02/05/2021, nomor B/1326/V/OPS/2021, dan nomor B/250/V/2021.

Selain pelaksanaan Salat Idulfitri 1442 Hijriah, surat keputusan itu juga mengatur terkait dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pada ketetapan kedua surat keputusan menyebutkan pelaksanaan ibadah sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu (Idulfitri dan Kenaikan Isa Almasih) dilaksanakan di rumah masing-masing dengan keluarga inti.

Selanjutnya, poin ketiga menyatakan SE Kemenag Palembang nomor 1222/SE./KK.06.05.02/HM.02/05/2021 yang mengatur Salat Id berdasarkan zonasi Covid-19 tingkat kelurahan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

"Termasuk Masjid Agung Palembang juga sudah mengonfirmasi batal melaksanakan Shalat Id," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Larangan Salat Idulfitri di masjid tersebut membuat Kota Palembang dua kali tidak melaksanakan Salat Idulfitri berjemaah setelah pada 2020 warga juga melaksanakan shalat dari rumah masing-masing.

Meski demikian, Deni berharap, masyarakat dapat bersabar dan tidak suuzan menyikapi keputusan yang dikeluarkan H-1 Lebaran itu.

Ia mengatakan pandemi merupakan cobaan dari Allah, sedangkan perkembangan kondisi COVID-19 Palembang juga masih belum bisa diprediksi. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami