Pemkot Samarinda Vakumkan PAUD Hilangnya Balita Yusuf

Pemkot Samarinda Vakumkan PAUD Hilangnya Balita Yusuf
PERISTIWA | 20 Desember 2019 02:06 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Balita Ahmad Yusuf Ghazali hilang di sekolah PAUD, di kawasan Jalan AW Samarinda, Jumat (22/11) lalu. Yusuf ditemukan 16 hari kemudian, dalam kondisi meninggal dunia secara mengenaskan.

Pemkot Samarinda meniadakan aktivitas belajar mengajar di PAUD itu, sementara waktu. Kasus itu sendiri belum terungkap. Polisi masih menyelidiki sebab pasti meninggalnya balita Yusuf. Termasuk menunggu hasil DNA balita Yusuf, anak pertama pasangan Bambang Sulistyo (37) dan Meli Sari (30).

"Iya, PAUD itu dalam pengawasan kita. Sementara, kita vakumkan dulu, sampai kita ketahui jelas hasil dari investigasi kepolisian," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin, ditemui merdeka.com, di kantornya, Kamis (19/12).

Asli menerangkan, Disdik memang belajar banyak dari kasus itu. "Kita evaluasi, dan sedang berjalan. Di sisi lain, ke depan di tahun 2021, calon anak didik yang akan masuk SD, wajib melalui sekolah TK terlebih dulu. Bukan PAUD," ujar Asli.

"Saya minta dari yang membidangi PAUD di Dinas (Dinas Pendidikan), untuk mengawasi PAUD agar lebih waspada. Sebab, hati-hati, di PAUD itu adalah anak-anak kita yang dipercayakan orangtuanya," tambah Asli.

Baca Selanjutnya: Asli menerangkan PAUD di Samarinda...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami