Pemkot Solo akan Sewakan Saluran Bawah Tanah Jalan Slamet Riyadi

PERISTIWA | 25 Juli 2019 00:31 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo akan menyewakan ducting atau saluran bawah tanah yang saat ini sedang dibangun di Jalan Slamet Riyadi, kepada para pemilik jaringan utilitas di kawasan tersebut. Meski saat ini statusnya masih white area, namun ke depan jika sudah siap, akan disewakan dan digunakan bersama-sama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan, Pemkot Solo saat ini tengah melakukan pembuatan ducting, sekaligus penataan median dan jalur lambat Jalan Slamet Riyadi. Saluran tersebut, dikatakannya, juga menjadi salah satu percontohan penataan jaringan di ruas-ruas jalan protokol Kota Solo.

"Sekarang ini kabel optik di Jalan Slamet Riyadi memang belum ada, karena statusnya white area. Jadi tidak dimungkinkan ada penggalian mandiri oleh pemilik jaringan. Kedepan kalau sudah siap, mereka bisa menyewa untuk menggunakannya bersama-sama," ujar Endah, Rabu (24/7).

Ia mencontohkan, ducting yang ada Jalan Gatot Subroto selama ini dimanfaatkan bersama oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Telkom dan PDAM. Kendati demikian perlu diatur mekanismenya jika sistem sewa nanti bisa terwujud. Sita menilai pentingnya penyediaan saluran bawah tanah. Untuk itu pihaknya berencana menyusun rencana induk penataan jaringan utilitas bawah tanah di sejumlah ruas jalan protokol.

"Jadi nantinya pemilik utilitas tidak lagi menggunakan jalur hijau, jalur lambat, atau bahkan trotoar untuk memasang jaringan mereka. Kami harapkan juga tidak ada lagi lubang bekas galian di jalan, karena pemasangan utilitasnya sudah ditentukan," katanya.

Baca juga:
Menengok Kemegahan Stadion Manahan Solo Usai Direnovasi
Batita Tewas Tertimpa Pohon, Pemkot Solo Pangkas Puluhan Ranting Pohon
Harga Cabai Rawit di Solo Tembus Rp70.000 Per Kg
7.879 Calhaj Embarkasi Solo Tiba di Tanah Suci
5 Kali Pimpin PDIP Solo, FX Rudy Bantah Regenerasi Gagal

(mdk/bal)