Pemkot Solo bangun Pasar Darurat Legi dari material bekas Pasar Klewer

PERISTIWA | 6 November 2018 10:05 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai membangun pasar darurat bagi ribuan pedagang Pasar Legi, yang terbakar Senin (29/10) lalu. Sejumlah lokasi disiapkan untuk pasar sementara, yakni di pelataran parkir utara, Jalan Sabang, Jalan Lumban Tobing dan Jalan Halmahera.

Untuk membangun pasar darurat, Pemkot Solo memanfaatkan material bekas pasar darurat Klewer di Alun-alun Utara Keraton Surakarta, yang setahun terakhir mangkrak akibat tak laku dilelang. Sabtu pekan lalu, sejumlah petugas mulai membongkar bahan bangunan berupa baja ringan dan kemudian diangkut ke lokasi di sekitar Pasar Legi.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengatakan, ada tiga blok bekas bangunan pasar darurat Klewer yang akan dipindahkan ke Pasar Legi. Untuk sementara bekas material baja ringan tersebut akan dibangun di halaman parkir depan Masjid Pasar Legi. Menurutnya, bekas bangunan pasar darurat Klewer ini lebih efektif digunakan untuk pedagang Pasar Legi.

"Kita tinggal memindahkan seluruh bahan bangunan yang ada. Cara ini lebih efisien dari sisi anggaran dan efektif dalam menyelesaikan pembangunan pasar darurat Pasar Legi," ujar Rudyatmo, Selasa (6/11).

Menurut wali kota, bangunan pasar darurat di depan masjid tersebut diperkirakan dapat menampung 500 hingga 600 pedagang pedagang los Pasar Legi yang jumlahnya mencapai 1.448. Sedangkan sisanya akan disediakan di lokasi lain. Untuk pembagiannya akan diserahkan Dinas Perdagangan dan paguyuban.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo menyampaikan, Pemkot Solo terus kebut pembangunan pasar darurat. Diantaranya dengan pemasangan 100 buah tenda bantuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) di pelataran parkir Pasar Legi sisi utara.

"Tenda diperuntukkan bagi pedagang pelataran, untuk pedagang los ditempatkan depan masjid," katanya.

Sedangkan untuk pedagang yang menempati kios, lanjut Subagiyo, pihaknya tengah menyiapkan lokasi di Jalan Sabang, Lumban Tobing dan Halmahera.

Baca juga:
Pasar Legi terbakar, Pemkot Solo kehilangan PAD Rp 2 M per tahun
Pasca kebakaran Pasar Legi, Damkar masih lakukan pendinginan
Polisi akan olah TKP kebakaran Pasar Legi
Ratusan kios di Pasar Legi Solo terbakar, penyebab korsleting listrik
Pasar Legi Solo terbakar, ratusan pedagang berhamburan

(mdk/cob)