Pemkot Solo Perpanjang KLB Covid-19 Hingga 7 Juni 2020

Pemkot Solo Perpanjang KLB Covid-19 Hingga 7 Juni 2020
PERISTIWA | 26 Mei 2020 19:33 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo memperpanjang masa kejadian luar biasa (KLB) covid-19 atau Corona hingga 7 Juni 2020. Perpanjangan masa KLB dikarenakan adanya penambahan kasus positif Covid-19 pada hari ini sebanyak 4 orang.

"KLB diperpanjang sampai 7 Juni. Dengan alasan, ada yang positif 4, rapid testnya ada yang reaktif," ujar Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo, Selasa (26/5).

Rudy menyampaikan, untuk mencegah penyebaran Virus Corona, protap kesehatan agar tetap dilaksanakan. Yakni penggunaan masker, jaga jarak dan lainnya. Baik di Pasar, toserba, tempat ibadah maupun di tempat lainnya. Rudy juga menyampaikan perihal kegiatan belajar mengajar selama masa KLB.

"Untuk anak-anak sekolah, sampai bulan Juli baru masuk," katanya.

Kendati demikian, proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), kenaikan kelas serta pengumuman kelulusan tetap tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Dengan catatan, tidak mengundang kerumunan massa.

"Artinya orang tua diundang secara bergiliran untuk menerima rapor, PPDB maupun pengumuman kelulusan," katanya.

Sebelumnya, Pemkot Solo berencana mengakhiri masa KLB pada 29 Mei mendatang. Hal tersebut setelah dilakukan evaluasi karena selama sepekan terakhir tak ada penambahan kasus. Namun hari ini Kota Solo mencatatkan tambahan 4 kasus baru. Tiga orang positif berasal dari kampung Joyotakan dan seorang lainnya dari Semanggi, Pasarkliwon.

Selain itu, Pemkot Solo juga berencana mengakhiri karantina yang dilakukan di Graha Wisata Niaga bagi para pemudik. Untuk warga yang reaktif rapid test akan dikarantina di Ndalem Joyokusuman.

"Karantina mudik Graha Wisata ditutup tanggal 9 pagi. Karantina ODP (orang dengan pengawasan) hasil rapid test, itu ada di Ndalem Joyokusuman. Karena kalau karantina mandiri, kita takut nanti tidak mentaati peraturan yang ada," ucap dia. (mdk/noe)

Baca juga:
Tembus 868 Kasus, Kini Seluruh Daerah di Sumsel Terpapar Covid-19
Pimpinan Positif Covid-19, Dua Puskesmas di Medan Ditutup
Pemprov Jabar Akui Belum Bayarkan Insentif Tenaga Medis Covid-19
Pandemi Corona Sadarkan Indonesia Akan Rapuhnya Sistem Kesehatan
Pemprov Jabar Siap Jalani New Normal, Toko dan Mal Segera Dibuka Kembali
Silaturahmi Drive Thru di Tengah Pandemi ala Warga Kluster Azalea Depok

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5