Pemkot Solo Ubah Feeder BST Jadi Angkutan Sekolah Gratis

PERISTIWA | 28 Maret 2019 10:14 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan feeder atau angkutan pengumpan Batik Solo Trans (BST) menjadi angkutan sekolah gratis. Nantinya para pengemudi bakal diberikan gaji jika alih fungsi angkutan umum tersebut berhasil direalisasikan.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad mengatakan, pemberian gaji pengemudi tersebut sebagai konsekuensi akusisi layanan feeder BST yang dilakukan oleh Pemkot Solo. Menurutnya, selama ini pengemudi sering menanggung biaya operasional yang lebih besar dari pendapatan mereka.

"Selama ini para sopir ini sering nombok. Kalau nantinya feeder ini sudah berfungsi optimal, Pemkot akan mengambil alih biaya-biaya yang ditanggung para sopir tersebut," ujar Taufiq, Kamis (29/3).

Taufiq menilai, optimalisasi dan alih fungsi feeder BST tidak akan berjalan sesuai rencana jika pendapatan para pengemudi tidak sesuai dengan biaya operasional. Seperti yang terjadi di lapangan, saat ini para pengemudi lebih sering berhenti, menunggu armada penuh.

"Salah satu komponen biaya operasional itu adalah pendapatan pengemudi. Kalau sudah ngetem begitu tidak bisa maksimal melayani masyarakat. Makanya kami memikirkan untuk menggaji mereka," katanya.

Untuk besaran gaji, Taufiq mengaku masih akan melakukan kajian lebih lanjut. Namun ia memastikan, besaran gaji nantinya minimal sesuai upah minimum kota (UMK). Taufiq menambahkan, selain diberikan gaji, Pemkot Solo juga akan menanggung biaya bahan bakar dan suku cadangan.

"Kami memang membeli layanan feeder dari operator. Pemkot akan mengendalikan penuh operasional feeder, pengemudi tinggal menjalankannya saja," jelasnya.

Lebih lanjut Taufik menerangkan, wacana alih fungsi feeder BST sebagai angkutan sekolah gratis dilatarbelakangi menurunnya pelayanan angkutan kota tersebut. Apalagi saat ini marak angkutan umum berbasis daring atau online. Ia mengakui, saat ini okupansi feeder sangat rendah. Dimana dalam sekali jalan, mereka hanya mengangkut sekitar 4 penumpang.

Baca juga:
Park and Ride Lebak Bulus Mulai Dipenuhi Pengguna MRT
Kata Anies soal Tarif MRT Hasil Rapat Dengan Prasetio Dianggap Ilegal
Gerindra dan NasDem sebut Tarif MRT Hasil Negosiasi Anies-Prasetio Ilegal
Park & Ride Stasiun Lebak Bulus Mulai Beroperasi
Ketua DPRD DKI Sebut Subsidi MRT Tak Berubah, Besarannya Rp 572 M Selama 2019
Jokowi Pastikan Dumai-Malaysia Segera Terhubung Angkutan Kapal RoRo

(mdk/fik)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com